Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Banjir
Banjir di Jakbar Mulai Berangsur Surut
Saturday 19 Jan 2013 13:39:20

Banjir di Jakarta Barat saat mulai surut.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah sempat mengalami lumpuh total akibat terendam banjir, tiga titik jalan di Jakarta Barat yaitu, Jalan Daan Mogot, Jalan Outer Ring Road Kembangan, dan Jalan S Parman Grogol, Jakarta Barat, akhirnya sudah dapat dilintasi seiringnya surutnya banjir di tiga jalan utama tersebut. Jalan yang sebelumnya sempat terendam hingga ketinggian satu meter, kini hanya menyisakan genangan sekitar 30 sentimeter.

Meski belum berjalan normal, ruas jalan tersebut dapat dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Sedangkan pada ruas jalan sebaliknya, dari arah Grogol menuju Kalideres tepatnya di KM 13 depan kantor Samsat Jakarta Barat belum dapat dilintasi. Kondisi itu karena genangan masih setinggi 50 sentimeter, juga terhalang oleh empat mobil truk kontainer dan pengangkut besi yang berjejer mogok hingga menutup jalan.

Anggota Lantas Jakarta Barat, Aiptu Hasanudin mengatakan, mogoknya keempat truk tersebut sudah terjadi dua hari lalu, saat berusaha menebos banjir setinggi satu meter yang saat itu mengenangi jalan tersebut. “Petugas sudah berusaha mengevakuasi keempat truk tersebut. Tapi, karena kondisi truk berat dan jalan masih terendam air membut petugas sampai saat ini kesulitan mengevakusinya. Hari ini akan kami usahakan untuk evakuasi agar jalan tersebut dapat dilintasi,” ujar Hasanudin, Sabtu (19/1).

Sementara untuk ruas Jalan Outer Ring Road, Kembangan dari arah Cengkareng menuju Puri yang sejak dua hari lalu mengalami kelumpuhan akibat ketinggian air mencapai satu meter lebih, kini sudah surut total. Kalaupun masih ada sedikit genangan setinggi 20 sentimeter terdapat di seputar perempatan lampu merah Kembangan. Sedangkan pada ruas arah sebaliknya juga sudah dapat dilintasi meski masih ada sedikit genangan setinggi 20 sentimeter di dekat rel KA.

Petugas Jasa Marga, Imron mengatakan, ruas Jalan Outer Ring Road Kembangan, mulai dapat dilintasi pukul 09.00. Sebelumnya, karena kedua ruas jalan tersebut terendam dan tidak dapat dilintasi kendaraan, pihaknya membuka jalan tol untuk dapat dilintasi motor. “Sejak pukul 11.00 karena kedua ruas jalan tersebut sudah benar-benar surut, maka akses jalan tol untuk motor kami tutup kembali dan kembali ke jalur protokol,” terang Imron, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Sabtu (19/1).

Kali Mookevart yang dua hari lalu meluap, kini juga surut setinggi kira-kira 30 sentimeter. Kondisi yang sama juga terjadi pada ruas Jalan S Parman, tepatnya depan kampus Trisakti. Ketinggian air yang dua hari lalu sempat mencapai satu meter lebih hingga menyebabkan ruas jalan tersebut lumpuh total, kini berangsur surut meski terdapat genangan setinggi 30 sentimeter. Kondisi yang sama juga terjadi di depan Mal Citraland.(brj/bhc/rby)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]