Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pakistan
Bandara Karachi Diserang Kelompok Bersenjata Setidaknya 4 Penjaga Tewas
Monday 09 Jun 2014 03:03:15

Media Pakistan melaporkan empat sampai sepuluh pria bersenjata menyerang terminal.(Foto: Istimewa)
PAKISTAN, Berita HUKUM - Kelompok bersenjata berat menyerang Bandara Internasional Jinnah Karachi, kota terbesar Pakistan dengan melemparkan granat, menewaskan paling tidak empat petugas keamanan, kata sejumlah laporan.

Media Pakistan melaporkan sekitar empat sampai sepuluh pria bersenjata menyerang terminal lama bandara.

Dawn News melaporkan petugas keamanan mengepung bandara dan menutup sejumlah jalan.

Semua penerbangan di terminal dihentikan sementara dan sejumlah penerbangan diubah jalurnya, seperti dilaporkan Dawn News. Para staf juga dipindahkan.

Petugas keamanan yang tewas adalah bagian dari Pasukan Keamanan Bandara.

Kelompok bersenjata yang meyerang bandara dilaporkan menyusup kompleks dari Gerbang Fokker dengan menggunakan kartu jati diri palsu.

Belum didapat tanda-tanda pihak yang bertanggung jawab.

Sementara Geo News melaporkan dua penyerang tewas dan asap membumbung dari terminal.

Seorang perwira senior Polisi, Rao Muhammad Anwar, mengatakan kepada kantor berita Agence France-Presse, "Tembak-menembak terus berlangsung. Kami tidak mengetahui jumlah pasti penyerang."

Pakistan memerangi pemberontakan Islamis selama lebih sepuluh tahun.

Kelompok utama Islamis di negara itu adalah Tehreek-e-Taliban Pakistan.

Shaukat Jamal, juru bicara Pasukan Keamanan Airport, mengatakan ada laporan-laporan awal bahwa setidaknya empat petugas keamanan telah terluka, namun ia tidak memiliki informasi lain.

Stasiun televisi Pakistan menayangkan rekaman live apa yang tampaknya menjadi kebakaran besar di bandara Karachi, dengan siluet jet terlihat.(BBC/ds/rt/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pakistan
 
Mantan Perdana Menteri Imran Khan Diringkus KPK Pakistan
 
Imran Khan, Mantan PM Pakistan, Ditembak Saat Protes Pemerintah - Siapa Terduga Pelaku?
 
Mahasiswa Pakistan Disiksa Hingga Tewas karena 'Menista' Agama
 
Serangan Bunuh Diri di Sekolah Polisi Pakistan, Puluhan Tewas
 
Bioskop-Bioskop Pakistan Boikot Film India Akibat Ketegangan di Kashmir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]