Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Bandar Besar di Labuan Batu Ditangkap, BNN Sita 95,6 Kg Sabu
2016-10-27 15:30:11

Barang bukti narkotika jenis Sabu yang berhasil diamankan.(Foto: Istimewa)
LABUAN BATU, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menangkap bandar besar narkoba yang biasa beroperasi di Labuhan Batu. Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti sebanyak 95,6 Kg sabu dan 100 ribu butir pil ekstasi.

Kepala BNN Provinsi Sumut, Brigjen Pol Andy Loedianto, membenarkan penangkapan itu. Namun identitas tersangka dan lokasi persis penangkapan masih dirahasiakan karena kasusnya masih dalam pengembangan. Karena jaringan bandar sabu yang diungkapnya sangat besar. Bahkan untuk mengungkap jaringan itu, pihaknya melibatkan BNN Pusat.

"Iya benar, saat ini pelaku sedang dibawa keliling untuk pengembangan. Karena masih ada jaringannya yang akan ditangkap. Sedangkan, barang bukti yang disita dari pelaku sedang dalam perjalanan menuju Medan," ujar Brigjen Pol Andy Loedianto saat dikonfirmasi, Kamis (27/10).

Andy Loedianto berjanji, jika pengumpulan data sudah lengkap dan pelaku lainnya berhasil diamankan maka pihaknya memberikan informasi lebih lanjut. Namun untuk sekarang harus bersabar dahulu, karena jaringan peredaran narkoba Labuhanbatu sangat besar sehingga harus melibatkan BNN Pusat guna membongkar dan memutuskan mata rantainya.

Sementara itu Kabag Umum BNN Provinsi Sumut, Karjono menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penghitungan barang bukti. Baik ekstasi maupun sabu yang diamankan dari pelaku. Saat ini areal Labuanbatu merupakan perlintasan peredaran narkoba lintas propinsi.

"Beberapa waktu lalu Polantas Polres Labuan Batu Medan menangkap 5 Kg sabu dan setelahnya BNN tangkap 100 KG Sabu," pungkas Karjono.(bh/mat)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]