Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Kasus Century
Bamsoet dan Marzuki Alie Saling Tuding 'Pengecut'
Friday 07 Mar 2014 01:06:28

Poitisi Golkar Bambang Soesatyo Anggota Timwas Century (kiri) dan Ketua DPR-RI, Marzuki Alie Capres Convensi Partai Demokrat (kanan).(Foto: BH/din/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi Golkar yang juga anggota Tim Pengawas (Timwas) Century, Bambang Soesatyo, akan menggalang kekuatan di luar Parlemen dan mengirimkan pakaian dalam wanita kepada Ketua DPR-RI, Marzuki Alie. Bahkan, Bamseot begitu panggilan akrabnya menyebut, Ketua DPR-RI Banci, jika tetap menolak menandatangani surat pemanggilan terhadap Wapres Boediono.

"Itu akan menjadi preseden buruk dalam sejarah perjalanan DPR. Saya berharap pimpinan yang lain punya nyali dan tidak bersikap banci,” kata Baamsoet.

Bambang, menilai Marzuki sanggat pengecut, karna tidak ingin menandatangani surat pemanggilan Wakil Presiden Boediono untuk dimintai keterangan Timwas Century soal kasus dugaan skandal korupsi bailout Bank Century yang merugikan Negara sebesar Rp6,7 triliun.

Sebelumnya, Ketua DPR-RI, Marzuki Alie menyatakan penolakanya menandatangani surat dan memberikan kewenangan kepada Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan, untuk memanggil Wakil Presiden Boediono dalam rapat Tim Pengawas (Timwas) Century.

Marzuki mengaku, tidak ingin menyalahi keputusan Paripurna tahun lalu, yang menyerahkan kasus Century ke jalur hukum.

Sementara, terkait tudingan Bamsoet, Ketua DPR RI Marzuki Alie politisi partai Demokrat ini menjawab bahwa, dirinya bukanlah pengecut.

"Kalau saya (dikatakan) pengecut saya tandatangani. Anggota DPR ini lebih Macan. Bamsoet jangan hanya bicara di belakang, kalau (merasa) hebat itu (bicara) depan saya," kata Marzuki ketika dikonfirmasi, Kamis (6/3) sebagaimana yang dikutip dari Tribunnews.(bhc/dar)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]