Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Bakamla RI
Bakamla RI dan Japan Coast Guard Cermati Tren Kejahatan di Laut
2018-03-02 11:50:29

JAKARTA, Berita HUKUM - Menyikapi transisi perilaku kejahatan di laut yang semakin sistematis dan terorganisir, Bakamla RI sebagai leading sector pengamanan di laut saat masa damai, merasa perlu menyikapi dengan serius. Bak gayung bersambut, dalam proses formulasi strategi, Bakamla RI kedatangan tamu kehormatan dari Japan Coast Guard (JCG).

Rombongan delegasi JCG yang dipimpin oleh Deputy Director Piracy Countermeasures Office Commander Yoshitada Nozawa, diterima dengan hangat oleh jajaran pejabat Bakamla RI antara lain Direktur Latihan Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.H., M.Si., Direktur Strategi Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., M.Si (Han), dan beberapa pejabat lainnya, di Ruang Rapat Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kedatangan JCG untuk menindaklanjuti surat yang telah dikirimkan beberapa waktu lalu, mengenai informasi kedatangan salah satu kalal patrolinya ke Indonesia. Tsugaru (PLH02) yang diketahui berukuran 105 meter, akan sandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada bulan Juli 2018. Kedatangan kapal patroli ini dimaksudkan untuk melakukan serangkaian latihan bersama dengan instansi pengamanan laut yang ada di Indonesia, salah satunya Bakamla RI.

Terkait keterlibatan JCG dalam Forum Heads of Asian Coast Guard Agencies Meeting (HACGAM), diketahui bahwa JCG merupakan leading sector untuk pilar Controlling Unlawful Act at Sea (Mengendalikan Tindak Pelanggaran Hukum di Laut). Pada beberapa pertemuan sebelumnya, JCG turut memaparkan keberhasilannya dalam menangani kasus distribusi narkotika melalui laut, penyelundupan manusia, dan penyelundupan emas.

Bakamla RI merasakan hubungan antara keberhasilan JCG dan perkembangan tindak pelanggaran di laut saat ini. Maraknya penyebaran obat terlarang melalui jalur laut sudah cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, Bakamla RI mengusulkan rencana latihan bersama mengenai Drug Interdiction at Sea, Visit Board Search and Seizure (VBSS), dan Crime Scene Investigation. Secara garis besar, pelatihan tersebut dimaksudkan untuk menanggulangi terjadinya tindak penyebaran obat terlarang melalui laut.

Diharapkan latihan bersama ini dapat terealisasi dengan baik di bulan Juli 2018. Hal ini merupakan salah satu aksi untuk mewujudkan tindakan mulia dalam mengamankan lautan Nusantara.(rls/bd/bh/sya)


 
Berita Terkait Bakamla RI
 
• Bakamla RI Amankan Kapal CS Nusantara Explorer, Aset Sitaan Ditjen Pajak
 
• Komisi I Soroti Polemik Masuknya Kapal Asing ke Wilayah Indonesia
 
• Bakamla RI Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara
 
• Tiga Jabatan Strategis di Lingkungan Bakamla RI
 
• Bakamla RI Amankan 19 Pekerja Migran Indonesia Ilegal di Perairan Tanjung Sauh Batam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]