Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Badai Salju di Jepang, 11 Orang Tewas
Monday 17 Feb 2014 19:46:15

Perkiraan cuaca menyebutkan badai dan longsoran es masih akan terjadi. jalan di ditutup karena penuh salju di Harajuku.(Foto: @TokyoFashion)
TOKYO, Berita HUKUM - Setidaknya 11 orang tewas akibat badai salju terhebat yang terjadi di Jepang, seperti diberitakan sejumlah media lokal.

Ratusan orang telah dievakuasi dari rumah-rumah mereka dan lebih dari 1.000 orang cedera di seluruh Jepang, akibat tumpukan salju tebal sampai lebih dari satu meter yang terjadi di sejumlah wilayah.

Salju juga membuat penerbangan dibatalkan dan sejumlah jalan raya di Tokyo juga ditutup pada Sabtu (15/2).

Perkiraan cuaca memperingatkan terjadinya badai salju dan longsoran es, dan badai mengarah ke bagian utara menuju Hokkaido.

Kantor berita Kyodo melaporkan jatuhnya korban tewas di sejumlah prefektur dekat Tokyo, dan korban lainnya berasal dari Oita dan pulau Kyushu.

Laporan menyebutkan atap bangunan runtuh karena tak kuat menahan beban salju yang tebal, dan ratusan pengemudi terjebak macet selama beberapa jam.

Salju dengan ketebalan 27cm menumpuk di Tokyo pada Jumat dan Sabtu, dan kota-kota lain juga dilaporkan mengalami hujan salju.

Badai salju ini merupakan yang terbesar kedua yang menerjang Jepang pada pekan ini.

Pekan lalu, penduduk Tokyo telah diperingatkan akan terjadinya sejumlah badai salju untuk pertama kalinya sejak beberapa dekade.9BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]