Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Badai
Badai Es, Ratusan Ribu Rumah AS Masih Padam Listrik
Friday 27 Dec 2013 13:53:54

Beberapa hari setelah badai es. Tampak luar biasa tapi masih cukup dingin dan masih ribuan orang yang tidak memiliki Listrik di Toronto.(Foto: Scott Rogers)
TORONTO, Berita HUKUM - Aliran listrik di lebih 500.000 rumah di Amerika timur laut dan tenggara Kanada masih terputus menyusul badai es akhir pekan lalu.

Para petugas bekerja siang malam untuk memperbaiki aliran listrik namun para petugas memperingatkan sebagian rumah kemungkinan masih mengalami padam listrik sampai paling tidak hari Sabtu.

Di Toronto, sekitar 72.000 orang merayakan Natal tanpa listrik, kata para pejabat di Provinsi Ontario.
Paling tidak 27 orang dilaporkan meninggal akibat badai es itu.

Sebagian besar akibat keracunan karbon monoksida karena banyak yang menggunakan generator gas, kompor batubara dan perlengkapan lain sebagai alat penghangat rumah.

Di tempat lain di Kanada, puluhan ribu orang masih mengalami padam listrik di New Brunswick dan Quebec.

Perjalanan antara Toronto dan Montreal, Ottawa dan New York terganggu akibat badai ini.
Di Amerika Serikat, negara bagian dari Maine sampai Michigan terkena dampak Klik badai salju ini.
Pakar meteorologi Kanada David Phillips memperingatkan pekan in bahwa suhu masih berada di bawah titik beku.

"Cuaca tidak membantu dan petugas yang harus berupaya membersihkan lapisan es di kawasan Kanada timur," kata David Phillips.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Badai
 
Korban Tewas Akibat Tornado di AS Dikhawatirkan Melampaui 100 Orang
 
Bencana Siklon Seroja Hantam NTT, ISJN Galang Bantuan
 
10 Kereta Cepat Senilai Rp1,5 Triliun Jadi Besi Cacahan Akibat Tendam Banjir Topan Hagibis
 
Topan Lekima di China: 28 Orang Tewas dan Satu Juta Orang Mengungsi
 
Thailand Dihantam Pabuk, Badai Terburuk dalam Puluhan Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]