Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Banjir
BURT DPR RI Kunjungi Korban Banjir di Rawajati
Friday 25 Jan 2013 08:45:31

Wakil Ketua BURT, Indrawari Sukandis (baju merah) saat kunjungan korban banjir di RW 07, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI mengunjungi korban banjir di Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan. Kawasan yang dilewati Sungai Ciliwung ini berada tidak jauh dari Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR RI Kalibata. Minggu lalu wilayah padat penduduk ini sempat terendam air hingga ketinggian 3 meter.

"Kawasan terkena banjir di Rawajati ini tidak jauh dari rumah dinas Anggota DPR RI di Kalibata, jadi tentu sebagai tetangga kita harus mengunjungi, bersilaturahim. Kita lakukan apa yang bisa kita bantu," kata Wakil Ketua BURT Indrawari Sukandis disela-sela kunjungan di RW 07, Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis (24/1).

Dalam kesempatan kunjungan yang berlangsung ditengah guyuran hujan tersebut anggota BURT berdialog dengan warga korban banjir, mengunjungi posko dan dapur umum. Sejumlah warga terlihat mulai membersihkan rumah yang sebagian sudah kering dari banjir.

"Setelah banjir sudah surut warga tentu mulai bersih-bersih rumah, jadi kita bantu dengan alat yang memudahkan dalam membersihkan rumah dan halaman dari lumpur dan kotoran sisa banjir," jelas anggota BURT Indah Kurnia. Turut diserahkan sejumlah bantuan lain diantaranya air mineral, pembalut wanita dan paket sembako. Bantuan ini disebar di wilayah kelurahan Rawajati seperti di Posko Banjir RW 07, Posko Majelis Taklim Al Hikmah dan Posko Kementrian Sosial.

Sementara itu anggota BURT dari FPD Usmawarni Pieter berharap pemprov DKI lebih serius menangani pemukiman yang berada di bantaran sungai Ciliwung.Relokasi menurutnya adalah pilihan yang harus dilakukan dengan tetap mendengar aspirasi warga. "Saya tadi sempat berdialog dengan warga yang tinggal di pinggir kali, katanya dia tidak bersedia pindah ke rumah susun atau kampung deret. Dia memilih diberi kompensasi uang untuk kembali ke kampung," tutur wakil rakyat yang juga anggota Komisi V DPR.

Selama ini menurutnya Pemprov DKI cendrung hanya menawarkan program pembangungan rumah susun atau kampung deret sebagai solusi pemindahan warga yang terlanjur tinggal di bantaran kali. Pilihan itu menurutnya perlu dilengkapi dengan program kembali ke kampung halaman dengan anggaran yang disediakan oleh pemprov, termasuk dana untuk memulai kehidupan baru.

Ketua RW 07 Kelurahan Rawajati, Rudi Partono menyampai penghargaan atas kunjungan anggota BURT DPR RI. Ia menjelaskan wilayahnya termasuk terendam banjir paling parah. "Ada empat Rukun Warga yang terendam banjir di Kelurahan Rawajati, namun yang paling parah dengan ketinggian air sampai 3 meter di RW 07 dan RW 03," jelasnya. Ia mengaku siap mendukung program normalisasi sungai Ciliwung asalnya warga diajak dialog untuk menemukan solusi terbaik.(iky/dpr/bhc/opn)


 
Berita Terkait Banjir
 
Ini Jurus Aman Mobil Manual dan Matik Bisa Terjang Banjir
 
Anggota DPR Soroti Bencana Banjir di Kaltim
 
Kalimantan Banjir Besar, Andi Akmal : Regulasinya Kurang Dukung Penjagaan Lingkungan
 
Tinjau Penanganan Banjir, Khoirudin Apresiasi Kinerja Gubernur Anies dan Kader-Kader PKS
 
Data BPBD: Jumlah RW Tergenang Banjir DKI Lebih Rendah Dibanding Tahun 2015
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]