Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BPBD
BPBD Padang Berlakukan Status Siaga Darurat Banjir
Wednesday 25 Jul 2012 00:13:45

Banjir bandang di padang SUMBAR (Foto: arief_kutiah)
PADANG, Berita HUKUM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat, mengatakan dengan adanya luapa air dibeberapa sunagi di daerah itu, saat ini diberlakukan status siaga darurat daerah terhadap banjir.

Kepala BPBD Kota Padang Dedi Henidal di Padang, Selasa, mengatakan, melihat kondisi bencana alam yang terjadi saat ini di Kota Padang, maka BPBD menyatakan status siaga darurat daerah terhadap banjir.

"Kami dari BPBD saat ini memberlakukan satus siaga darurat daerah terhadap bajir, sebab ada beberapa titik yang dilanda air bah, dan ratusan kepala keluarga terpaksa mengungsi," kata Dedi.

Dia menambahkan, status siaga darurat daerah terhadap banjir tersebut, diberlakukan sepanjang aliran sungai Batang Kuranji, yang mengalir di kawasan Kota Padang.

Saat ini dari data tim SAR yang ada didaerah itu, tujuh titik yang mengalami bencana alam air bah, yakni kawasan Limau Manis, Batu Busuk, Kampung Koto, Cengkeh, Padang Besi, Kalumbuk, dan Tunggul Hitam.

Dengan diberlakukannya status siaga darurat daerah terhadap banjir tersebut, BPBD Kota Padang menghimbau masyarakat, agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya air bah yang saat ini masih belum surut, walau telah terjadi sejak pukul 18.30 WIB.

"Kami berharap warga yang berda disepanjang aliran sungai Batang Kuranji tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, sebab saat ini telah ditetapkan status siaga," jelasnya.

Dedi menambahkan, untuk kondisi saat ini status siaga tersebut juga disebabkan proses evakuasi yang kawasan Limau Manis, Rt04/Rw08, jalan Kampus Unand, Kecamatan Pauh, masih terus berlangsung.

Sementara itu, untuk proses evakuasi BPBD Kota Padang, menjelaskan, akan terus dilakukan hingga semua warga yang ada di lokasi, dapat di ungsikan.

"Untuk proses evakuasi bagi lokasi yang mengalami air bah tersebut akan terus dilakukan hingga semua waraga dapat diungsikan seperti yang sedang berlangsung hingga sekarang di kawasan Liamau Manis," jelasnya, Sebagaimana dirillis Kantor Berita Antara.

Sedangkan untuk tempat tinggal warga, BPBD Kota Padang akan melakukan pendirian tenda darururat bagi warga mulai Rabu pagi (25/7), untuk tempat berteduh bagi masyarakat.
(ant/bhc/sya)


 
Berita Terkait BPBD
 
BPBD Himbau Masyarakat Kaur Waspadai Perubahan Musim Penyebab Bencana
 
Halal Bihalal dan Potensi SAR Lintas Komunitas
 
BPBD DKI Jakarta Raih 2 Penghargaan Tangguh Award 2016
 
Himbauan Kalak BPBD DKI Jakarta, Aktifkan Posko Siaga Bencana
 
Pematokan dan Pengukuran Lahan Relokasi Pengungsi Rokatenda
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]