Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
BNPB
BNPB: Gempa Bogor Rusak 458 Rumah
Sunday 09 Sep 2012 22:43:47

Suasana setelah Gempa di Bogor (Foto: Ist)
BOGOR, Berita HUKUM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengemukakan, sebanyak 458 rumah warga rusak akibat bempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter yang mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi pada Minggu dini hari (9/9) pukul 01:27 WIB.

Melalui pesan Blackberry Messenger, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa pusat gempa di darat yaitu 31 km Barat Daya Kabupaten Bogor dan kedalaman 10 km serta dirasakan selama 15 detik dengan keras.

"Hasil pendataan BPBD dan tim di lapangan hingga pukul 19.00 Wib tercatat 458 rumah rusak. Di Bogor total 341 rumah rusak yaitu terdiri 54 rumah rusak berat (RB), 69 rusak sedang (RS) dan 213 rusak ringan (RR). Sedangkan di Sukabumi total 117 rumah rusak yang terdiri 2 RB dan 115 RR", ujar Sutopo.

Di Kabupaten Bogor kerusakan terjadi di Kecamatan Pamijahan dan melanda dua desa yaitu Desa Cibunian (9 Rt, 5 RW, 5 kampung) dan Desa Purwabakti (21 RT, 6 RW, 10 kp).

Kerusakan rumah di Desa Cibunian adalah 28 RB, 61 RS, 121 RR, sehingga total 215 rusak. Musola 2 RB, masjid 2 RR, sekolah / MI 1 RR. Pengungsi 12 KK / 63 jiwa tersebar menumpang di rumah saudaranya. Sedangkan di Desa Purwabakti, total 126 rumah, terdiri dari 26 RB, 8 RS, 92 RR, 1 RS SDN Ciasmara O4, 1 RR MI.

Sutopo mengatakan, bantuan logistik dan peralatan dari BPBD yang sudah didorong ke lokasi adalah makanan siap saji 20 dus, beras 10 karung masing - masing 50 kg, sarden 10 dus, air mineral 15 dus, tenda family 5 unit, family kit 125 paket, Hyigenis kit 125 paket, tikar 100, selimut 100. Dari PMI tenda family 20 unit, family kit 20 paket.

"Pendataan masih akan dilanjutkan besok. Di lokasi terkendala hujan lebat dengan medan yang berjauhan dan listrik mati", ujarnya.

Sedangkan di Sukabumi, menurut Sutopo, kerusakan terjadi di Kecamatan Kabandungan yang meliputi 3 desa yaitu Desa Cipeuteuy, Desa Tugu Bandung dan Desa Kabandungan dengan total 117 rumah rusak terdiri 2 RS dan 115 RR.

"Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB ke lokasi untuk mendampingi BPBD dan memberikan bantuan dalam penanganan darurat", kata Sutopo lebih lanjut, Demikian seperti yang dikutip dari antaranews.com, pada Minggu (9/9).(ant/bhc/rby)


 
Berita Terkait BNPB
 
Tak Capai Kesepakatan, Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana Dihentikan
 
HNW Minta Kepala BNPB, Perkuat Lembaga yang Dipimpinnya
 
Presiden Jokowi Lantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, Gantikan Doni Monardo
 
Kepala BNPB: Lebih Baik Cerewet Daripada Korban COVID-19 Berderet-Deret
 
Launching Hari Kesiapsiagaan Bencana, Siap Untuk Selamat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]