Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Bengkulu
BKSDA Bengkulu Hentikan Peragaan Gajah di Pantai Panjang
Sunday 02 Sep 2012 19:46:21

Gajah yang Diperagakan Dikawasan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu (Foto: Ist)
BENGKULU, Berita HUKUM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu menghentikan sementara peragaan gajah di obyek wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu terkait seorang korban tewas diinjak hewan berbelai itu, Sabtu (1/9).

"Kami juga sudah memanggil PT. Dhemawan untuk dimintai keterangan dan perizinan peragaan gajah tersebut", kata Kepala BKSDA Provinsi Bengkulu Anggoro Dwi Pujiarto, di Bengkulu, Minggu.

Ia mengatakan, seorang korban meninggal Rudianto (27) akibat luka tusuk di dada dan luka robek di perut akibat amukan seekor gajah jantan itu, yang tengah melakukan kegiatan out bond di sekitar lokasi jalur jelajah gajah tersebut.

Terhadap korban sudah ditangani jajaran Polres Bengkulu, namun pihak BKSDA memproses masalah izin dan keterangan pemilik peragaan tersebut.

Amukan gajah itu, kata dia, berdasarkan keterangan pawang dan dokter hewan dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Seblat berdasarkan pengalaman gajah sulit dikendalikan bila sedang birahi.

Dengan demikian pihaknya juga akan memproses asal usul gajah itu bisa masuk ke Taman Wisata Alam (TWA) kawasan pantai panjang dan dijadikan peragaan setiap hari libur, ujarnya.

Manajemen wisata Pasir Putih Pantai Panjang Kota Bengkulu Jumino mengatakan, seekor gajah binaan mengamuk hingga menewaskan seorang mahasiswa Universitas Bengkulu.

Ia mengatakan, awalnya tiga mahasiswa yang merupakan panitia "out bond" memasang peralatan di Taman Wisata Pantai Panjang yang juga tempat penggembalaan atau angonan dua ekor gajah milik manajemen wisata tersebut.

"Kami tidak tahu mahasiswa itu ada kegiatan ''out bond'' di sana jadi mereka memasang peralatan hingga ke lokasi homreng atau jalur jelajah gajah," katanya.

Jumino menduga gajah tersebut merasa terganggu karena ketiga mahasiswa tersebut memasuki areal jelajahnya.

Sebelumnya pelajar dari SMA Carolus Bengkulu juga melakukan "out bond" di lokasi tersebut dan memberitahu pawang gajah.(ant/bhc/rby)


 
Berita Terkait Bengkulu
 
Bertemu Gubernur Bengkulu, Fadel Muhammad Harap Bumi Rafflesia Jadi Poros Ekonomi Sumatera
 
Komisi IV Tinjau Program KBR di Bengkulu Tengah
 
Kejati Bengkulu Tetap Usut Kasus Korupsi RSU Yunus
 
Terkait Mesin Triplek, Kejati Bengkulu Periksa Sekkab
 
Pukul Pensiunan PNS, Korban Laporkan Pelaku ke Polres Bengkulu Utara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]