Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Pencemaran Nama Baik
BENDERA Datangi Komnas HAM Terkait Perseteruan Wartawan John Peuru dan Gubernur Sulut
Wednesday 13 Nov 2013 18:31:51

Henny Kawung Istri Wartawan Henry J Peuru dalam aksi mengubur diri di depan Gedung Komnas HAM serta Anak Henry J Pauru juga ikut aksi ini.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi lanjutan mendukung proses penegakkan proses Hukum untuk membebaskan Henry Jhon Peuru dengan dukungan LSM yang mengatasnamakan dirinya BENDERA (Benteng Depan Demokrasi) mendatangi Gedung Komisi Perlindungan Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Jakarta, Rabu (13/11).

Dalam aksi kali ini, mereka meminta Komnas HAM ikut membantu membebaskan Wartawan Henry John Peuru yang ditangkap aparat Kepolisian di Sulawesi Utara (Sulut).

Penangkapan dan penahanan Henry John Peuru tersebut dilakukan berdasarkan adanya pengaduan dari Sinyo Harry Sarundajang, Gubernur Sulawesi Utara yang juga peserta konvensi Partai Demokrat, karena diduga telah melakukan pencemaran nama baik.

Penangkapan dan penahanan itu juga dinilai tidak sesuai dengan prosedur hukum, karena dilakukan tanpa terlebih dahulu mengirim surat pangilan.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan nomer perkara 56c/PID.B/2013. Sinyo Harry Sarundajang tidak pernah mau hadir untuk dimintai keteranganya sebagai Saksi. Ia selalu mangkir tanpa alasan yang jelas.

Perseturuan antara Sinyo Harry Sarundajang dan Henry John peuru adalah buah dari pembunuhan Oddie Manus, pada tahun 2005. John Peru yang pada saat itu menjadi wartawan mencoba untuk mengungkap kasus itu secara tuntas. Namun pemerintah setempat tidak memberikan dukungan kepada John Peru.

Bahkan keluarha John Peru kerap mendapat perlakuan tidak manusiawi dan diperlakukan seperti teroris. Untuk itu BENDERA melakukan aksi dukungan terhadap upaya John Peru, untuk melanjutkan investigasi pembunuhan Oddie Manus.(bhc/put)


 
Berita Terkait Pencemaran Nama Baik
 
Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
 
Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
 
Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
 
Hina Marga Silaban, Pemilik Akun Facebook Tiger Wong Dipolisikan
 
Antara George Floyd dan Said Didu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]