Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BBM
BBM Indonesia Ternyata Harganya Lebih Mahal Ketimbang BBM di AS dan Malaysia
2016-03-08 13:17:14

Ilustrasi. Update Harga BBM di Indonesia, AS, dan Malaysia.(Foto: @FaisalBasri)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menarik untuk menyimak perbandingan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, Amerika Serikat (AS) dan di negara jiran Malaysia, khusus untuk harga di Maret 2016.

Dari perbandingan harga BBM tiga negara ini, ekonom Universitas Indonesia (UI) dan juga mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri, mempertanyakan formula dan mekanisme penentuan harga BBM dan mengumumkannya ke publik.

"Rakyat mungkin tidak menuntut harga BBM untuk terus diturunkan. Tapi tolong selisih yang besar itu dijelaskan larinya ke mana. Apakah mafia kembali berkeliaran?" tulis Faisal dalam blog-nya, faisalbasri01.wordpress.com.

Menurut dia, ada selisih harga yang besar dalam perbandingan harga tersebut. Mari kita simak perbedaan harga yang dimaksud Faisal.

Pertamax Vs Regular Gasoline

Regular gasoline (setara RON 92) di AS, pada 7 Maret 2016 harga jualnya 1,81 dollar AS per galon.

Dengan kurs jual BI pada tanggal yang sama Rp 13.094 per dollar AS, harga RON 92 di AS Rp 6.261 per liter (1 gallon = 3,78 liter).

Nah, jika harga eceran RON 92 (Pertamax) di Indonesia pada 7 Maret 2016 adalah Rp 7.950 per liter. Berarti harga RON 92 di Indonesia lebih mahal sebesar Rp 1.689 ketimbang di AS.

Indonesia VS Malaysia

Di Malaysia, RON 92 tak lagi dipasarkan. Sehingga acuan perbandingan adalah RON 95 atau setara Pertamax Plus.

Di Malaysia, harga RON 95 pada 7 Maret 2016 adalah RM 1,60 atau Rp 5.131 per liter. Berdasarkan kurs jual BI Senin (7/3/16) dimana 1 ringgit Malaysia setara dengan Rp 3.206,96).

Karena di Malaysia RON 95 tidak dikenakan pajak, maka untuk memperoleh perbandingan setara, pajak 15 persen di Indonesia kita keluarkan, sehingga harga RON 95 (Pertamax Plus) tanpa pajak adalah Rp 7.696 per liter.

Jadi, harga RON 95 di Indonesia lebih mahal sebesar Rp 2.565 per liter dibandingkan di Malaysia.

Tambahan lagi, jiika dibandingkan dengan harga Premium (RON 88) tanpa pajak sekalipun (Rp 6.130), harga RON 95 di Malaysia ternyata masih lebih murah. Bedanya cukup signifikan, yaitu Rp 999.(ika/kompas/bh/sya)


 
Berita Terkait BBM
 
• Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Kasus Pengetap BBM Bersubsidi Ilegal 6 Bulan Penjara
 
• Ratna Juwita Tolak Keras Rencana Pengemudi Ojol Tidak Dapat Subsidi BBM
 
• Legislator Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM Bersubsidi Agar Inflasi Terkendali
 
• BPH Migas dan Polri Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Distribusi BBM Subsidi 1,42 Juta Liter
 
• Pemerintah Harus Perhatikan Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas BBM Pertalite
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]