Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
TVRI
Azimah: TVRI Harus Mampu Bersikap Netral
Saturday 21 Sep 2013 15:44:30

Anggota KPI, Azimah Soebagijo.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Televisi Republik Indonesia (TVRI) diberikan surat teguran administratif oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), karena KPI menilai ketidakwajaran yang telah dilakukan TVRI sebagai TV milik negara RI dengan menyiarkan acara partai selama 2 jam penuh.

Anggota KPI Azimah Soebagijo mengatakan bahwa semestinya TVRI sebagai representasi masyarakat Indonesia secara keseluruhan, bukan sebatas atau karena kekuatan politik suatu partai.

"TVRI sebagai lembaga penyiaran publik harus mampu menyajikan program siaran yang merepresentasikan masyarakat Indonesia yang beragam. Beragam di sini tentu bukan hanya dalam konteks suku, budaya, bahasa, agama, akan tetapi juga beragam dalam hal aspirasi politik. Untuk itu, TVRI harus mampu bersikap netral dan mampu menjadi perekat sosial bagi masyarakat," ujar Azimah Subagijo kepada BeritaHUKUM.com, Sabtu (21/8) di Jakarta.

Koordinator Bidang Infrastruktur dan Perizinan KPI ini, lebih jauh menambahkan, bahwa dalam hal menyambut pesta politik 5 tahunan, agar TVRI dapat lebih berperan melakukan pendidikan politik bagi masyarakat khususnya pemilih pemula.

"Tujuannya agar tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu meningkat. Bentuknya berupa program-program edukasi tentang arti penting suara publik bagi masa depan Indonesia," pungkasnya.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait TVRI
 
• Produser Jelang Sahur TVRI Mengaku Bertobat Munculkan Busana Muslim Simbol Salib
 
• Pelawak Mandra Ditahan Kejagung Terkait Korupsi di TVRI
 
• Mandra Terseret Kasus Dugaan Korupsi di TVRI
 
• Azimah: TVRI Harus Mampu Bersikap Netral
 
• Penyerbu TVRI Gorontalo Harus Diadili
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]