Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Anak
AyoDI Mengadakan Festival Dongeng Internasional #FDII2027
2017-11-05 18:13:21

Tampak suasana acara Festival Dongeng Internasional pada di Perpustakaan Nasional.(Foto: Bh /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gerakan dalam sebuah komunitas sosial bernama Ayo Dongeng Indonesia (AyoDI) mengadakan Festival Dongeng Internasional pada 4-5 November 2017 di Perpustakaan Nasional. Dongeng atau cerita bisa membawa anak kemana saja, dengan dongeng anak-anak mengembangkan imajinasinya.

Festival Dongeng Internasional (#FDII2027) melibatkan 50 pedongeng dari luar negeri dan sekitar 150 relawan yang mempersembahkan cerita-cerita ajaib anak-anak Indonesia.

Menurut Arif Mujahidin, Communications Director Danone Indonesia, Bintang Nutricia memiliki komitmen untuk menjadi partner dari orang tua dalam masa tumbuh kembang anak. Untuk itu Bintang Nutricia mendukung perkembangan kognitif melalui kegiatan dongeng. Bagi kami dongeng sebagai aktivitas wahana kedekatan hubungan keluarga.

Yayasan Rangkul Keluarga Kita, Najella Shihab menambahkan dengan kesempatan bermajinasi, anak terus menumbuhkan kemerdekaan belajar. Kemampuan ini mengembangkan kreativitas anak dan mendorongnya untuk belajar efektif dan menjadi cerdas di masa depan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, FDII mempersembahkan pertunjukan dongeng dari mancanegara dan Indonesia. Pendongen Craig Jenkins (Inggris), Seung Ah Kim (Korea Selatan), Tanya Batt (Selandia Baru), Kiran Shah (Singapura) dan Uncle Fat (Taiwan).

Sedangkan dari Indonesia, Rona Mentari (Yogyakarta), Kak Aio (Ariyo Zidni, Jakarta) dan kelompok boneka Puppetaria.

Pangestu Ningsih mewakili Penerbit Noura menyampaikan Ayo Dongeng Indonesia mengukuhkan eksistensi komunitas dongeng yang tidak hanya menguasai teknik mendongeng, tapi juga menciptakan cerita-cerita yang bagus untuk anak-anak.

Untuk diketahui AyoDI yang berdiri sejak 2011 merupakan komunitas sosial yang berkomitmen pada kampanye kegiatan mendongeng bagi anak di Indonesia untuk keceriaan, inspirasi, motivasi dan pengembangan imajinasi. Komunitas ini berisi orang-orang yang senang dunia anak dan dongeng.(bh/as)


 
Berita Terkait Anak
 
Anak dengan Obesitas Rentan Alami Komplikasi
 
Bocah Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Tangsel Siap Diasuh Kapolda Metro Irjen Fadil Imran
 
Program Anak Asuh OAP Polda Jateng Diapresiasi Tokoh Masyarakat Papua
 
Berhasil Ungkap Praktik Aborsi, Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan kepada Jajaran Ditreskrimsus PMJ
 
Polisi Tangkap 6 Pelaku Kasus Ekploitasi dan Perdagangan Anak Dibawah Umur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]