Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Aceh
Atribut PNA Dirusak Oknum Wabup, PNA Geram
Sunday 28 Jul 2013 13:52:09

Jubir DPP PNA, Thamren Ananda.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Menjadi seorang Pemimpin seharusnya mampu mengayomi dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, namun sangat disayangkan prilaku itu tidak dilakukan oleh Syahrul Samaun, yang merupakan Ketua DPW Partai Aceh (PA) Kabupaten Aceh Timur, yang juga menjabat Wakil Bupati di Kabupaten itu.

Tanpa alasan yang jelas, oknum pejabat publik itu berdasarkan informasi yang diterima pewarta BeritaHUKUM.com, diduga dengan sengaja dia mencabut serta merobek bendera-bendera Partai Nasional Aceh (PNA) yang dipasang di sisi jalan Desa Punti, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Menanggapi hal ini, sangat disayangkan Wakil Bupati yang merupakan pejabat daerah, dan pembina seluruh partai politik, berprilaku seperti anak-anak yang tidak berpendidikan, serta tidak mengerti hukum.

"Seharusnya wakil bupati yang melarang semua tindakan yang melanggar hukum di wilayahnya," tandas Juru bicara DPP PNA, Thamren Ananda, Minggu (28/7).

Untuk itu, DPP PNA mendesak pihak Kepolisian untuk menindak tegas pelaku (wakil bupati) dan dalam penegakkan hukum jangan sampai tebang pilih, karena pelaku wakil bupati.

"Kasus ini akan menjadi barometer pihak Kepolisian Aceh dalam menegakan hukum di Aceh," pungkas Thamren.

Seperti diketahui, peristiwa itu terjadi pada, Sabtu (27/7) sekira pukul 18:10 WIB, diduga telah melintas satu mobil rombongan Wakil Bupati menuju Desa Punti, Kecamatan Peureulak. Tidak diketahui secara jelas, maksud agenda kunjungannya ke Desa itu. Namun saksi mata Tgk Jauhari Abu Bakar (37), melihat gelagat aneh dengan kedatangan orang nomor dua ke desa itu, dengan mengendara mobil jenis Honda CRV warna gelap milik Wakil Bupati.

Sesaat kemudian, tiba-tiba berhenti di jalan tepatnya pada posisi dimana bendera PNA berkibar, dengan bergegas orang nomor 2 di Kabupaten itu turun dari mobil sendiri, dan tampak beberapa orang lainnya di dalam mobil yang kurang begitu jelas beberapa orang rombongan yang dibawa, tanpa basa-basi ia langsung menuju tiang bendera partai PNA dan merobeknya, kata Tgk Jauhari.

"Semua ada enam lembar bendera PNA," ujarnya.

Kemudian, Sayharul Syamaun menurunkan bendera warna orange dengan nomor 12 tersebut, dan merobeknya serta mematahkan tiang bendera dan memasukkan ke dalam mobil, dan berangkat kembali menuju pusat kota Peureulak.

"Dalam perjalanan pulang, nampak mobil Wabup itu berhenti kembali di Meunasah membuang tiang bendera," tukasnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Partai Aceh
 
• Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
 
• Doto Zaini Mengutuk Penembakan di Bireun
 
• Selesai Kampanye, Kader PA Kritis Di Tembak OTK
 
• Di Langsa, Posko Caleg Partai Aceh Diduga Dibakar OTK
 
• Kantor Caleg PDI-P Aceh Tengah Diserang Massa Partai Aceh
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]