Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Athiyyah Laila Bungkam, di Cecar Wartawan Soal Peran PT Dutasari Ciptalaras
Tuesday 26 Nov 2013 17:23:02

Athiyyah Laila (kanan) setelah diperiksa Tim KPK, Selasa (26/11).(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Selepas di periksa KPK istri Anas Urbaningrum, Athiyyah Laila, yang di periksa KPK selama 5 jam, memilih berlalu begitu saja meninggalkan ratusan wartawan yang sejak pagi menantinya. Sebelum meninggalkan gedung KPK, terlihat hampir selama 30 menit Athiyyah menunggu mobil jemputan Toyota Fortuner berwarna putih L 432 0S sambil berdiri dan duduk di ruang tunggu KPK, beserta seorang rekan wanita yang mengawalnya, tak tampak Anas dalam pemeriksaan kali ini.

Tampak salah seorang pengawalnya berupaya mengkordinasi dengan pengawal lainya, agar mobil jemputan segera naik kegedung KPK.

“Cepatan mobilnya mana, ibu sudah marah itu,’ ujar salah seorang ajudan Athiyyah, Selasa (26/11) di tangga depan gedung KPK Jakarta Selatan.

Sementara setelah keluar dari gedung KPK, istri Anas ini tidak berkomentar sedikitpun saat ditanya para wartawan tentang materi pemeriksaannya. Athiyyah hanya mengatakan, "permisi ya mas, maaf saya mau masuk mobil, permisi maaf, permisi maaf," ujar Athiyyah.

Adapun pemeriksaan Athiyyah Laila saat ini, terkait penyidikan kasus proyek pembangunan Gedung olah raga Hambalang, Bogor Jawa Barat. Diduga kuat pemeriksaan ini terkait posisi Athiyyah Laila sebagai mantan Komisaris PT Dutasari Ciptalaras untuk tersangka Machfud Suroso mantan Direktur Utama PT Dutasari Ciptalaras dalam proyek senilai Rp2,5 triliun, santer beredar bahwa Mahfud Suroso juga memiliki hubungan keluarga dengan Athiyyah dan mereka pernah melakukan perjalanan ke luar negeri bersama.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]