Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Natal dan Tahun Baru
Arus Mudik Natal 2016 di Pelabuhan Samarinda Normal
2016-12-22 06:15:32

Tampak M Ridha, Kepala Seksi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Republik Indonesia Kesahbandaran Samarinda dan Kapolsrk Kawasan Pelabuhan Samarinda dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.(Foto: BH /gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Arus mudik jelang Natal dan Tahun Baru 2017 di pelabuhan Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada, Rabu (21/12) tidak sepadat dan ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, namun tampak terlihat normal.

Hal ini karena, arus mudik ke wilayah Pare-Pare Sulawesi Selatan yang sebelumnya di padati selain warga kota tepian yang akan melaksanakan Natal dan Tahun Baru di kampung halaman mereka di Sulsel, juga dari Kutai Kartanegara, Bontang dan Kutai Timur (Kutim), sehingga Kesyahbandaran Samarinda untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dahulu mempersiapkan kapal tambahan untuk memenuhi penumpang yang berangkat ke Sulsel.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com pada, Rabu (21/12) di KM Pantokrator yang berangkat ke Pare-Pare Sulawesi Selatan sekiitar pukul 14.00 Wita juga tidak sepadat tahun sebelumnya, tahun ini tampak menurun, yang paling banyak para orang tua dan anak-anak mereka yang memanfaatkan liburan semester yang memenuhi KM Pantokrator. Demikian juga dengan gian dek kapal hanya diisi beberapa mobil penumpang dan beberapa unit sepeda motor.

Kapten kapal KM Pantokrator, Oktovianus mengatakan juga bahwa, arus mudik tahun ini dengan KM Pantokrator tidak seperti tahun sebelumnya yang membludak, karena penumpangnya bukan hanya dari Samarindea, namun dari Tenggarong juga Bontang, Kutai Timur juga Balikpapan yang tujuan Pare Pare. Namun, tahun ini sangat menurun di perkirakan hanya 800 penumpang dari kuota 1.800 penumpang. Penurunan ini karena di Bontang sendiri ada kapal juga ke Pare Pare demikian juga di Balikpapan juga ada tujuan pare Pare, terang Oktavianus.

"Tahun ini sangat menurun penumpangnya karena wilayah Bontang dan Kutim ada kapal dari Bontang demikian juga di Balikpapan ada juga kapal yang tujuan Parepare," ujar Oktavianus Kapten KM Pantokrator.

Sementara, setelah melakukan pemeriksaan kelengkapan surat surat dan kelayakan KM Pantokrator, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda mengatakan bahwa, dari Polsek KP3 bersama KSOP telah menyiapkan dari segi keamanan dan segi pelayanannya terhadap penumpang yang akan melakukan arus mudik, jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda.

Demikian juga dengan Capt. M. Ridha M. Mar selaku Kepala Seksi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Samarinda, menjelaskan bahwa, terkait mengenai keselamatan pelayaran jauh jauh sebelumnya sudah berkordinasi dengan KP3 juga Kesehatan yang terkait dengan pelabuhan mengenai embarkasi, yang mana terkait dengan kapal semuanya layak berlayar, terangnya.

"Terkait dengan kelayakan kapal, ada 3 kapal jauh hari sudah kita lakukan uji petik dan tak masalah, namun mengenai kapasitas penumpang kapal tahun ini Bontang juga ada Kapal ke Pare-pare juga Balikpapan juga ada kapal tujuan ParePare jadi tak masalah," pungkas M. Ridha.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Natal dan Tahun Baru
 
Polda Gorontalo Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Operasi Lilin Otanaha 2019
 
Panglima TNI: TNI Siap Bantu Polri Amankan Natal dan Tahun Baru
 
Panglima TNI: Pengamanan Terpadu Ciptakan Perayaan Natal Aman dan Damai
 
Bupati Asahan Bersama Kapolres Asahan Pantau Pengamanan Natal
 
Polisi Siap Gelar Operasi 'Lilin 2016'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]