Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Islam
Arnoud Van Doorn, Sang Pembuat Film Penghina Islam itu Naik Haji
Monday 21 Oct 2013 04:31:28

Arnoud Van Doorn Masuk Islam melakukan Umrah dan juga Naik Haji.(Foto: Ist)
MEKKAH, Berita HUKUM - Arnoud Van Doorn, mantan politisi Belanda, sekaligus eks anggota terkemuka partai sayap kanan yang dipimpin Geert Wilders, yang dulu anti-Islam dan sempat menjadi produser film kontroversial "Fitna", ikut menunaikan ibadah haji tahun ini. Sebelumnya, di tahun 2013, ia bahkan telah menjadi muallaf dan melakukan perjalanan umroh mengunjungi makan Rasulullah Muhammad SAW di Madinah.

Arnoud Van Doorn, pernah ikut terlibat membuat film yang melecehkan sosok Nabi Muhammad beberapa tahun lalu. Dia termasuk mantan anggota Partai Liberal yang dipimpin tokoh rasis Belanda Geert Wilders.

Rupanya, hidayah Allah justru datang setahun lalu setelah ia menjadi Muslim, padahal selama bertahun-tahun dia melakukan propaganda menentang Islam. Arnoud mengaku menyesal telah mengambil bagian dalam produksi film yang menyebarkan kebencian itu. Dan dia berada di tanah suci untuk bertobat atas kesalahannya sebelum menjadi mualaf.

"Saya menemukan diri saya di antara hati-hati yang yakin. Saya berharap air mata penyesalan saya mengeluarkan semua dosa-dosa setelah pertaubatan saya," kata Van Doorn dikutip Saudi Gazette, Jumat (18/10) lalu.

Ia mengatakan, sebagai tanda penebusan doa, dirinya akan memproduksi sebuah film baru yang akan menunjukkan esensi sejati dari Islam dan kepribadian yang benar Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassalam.

Van Doorn menggaambarkan film "Fitnah" benar-benar salah, yang berisi banyak informasi yang menyesatkan dan tidak benar yang tidak ada hubungannya dengan agama mulia Islam dan Rasulullah.

Ia mengatakan bahwa sejak kedatangannya di tanah suci, ia telah menjalani hari terbaik dalam hidupnya dan ia berharap bahwa ia bisa menghabiskan lebih banyak waktu di Madinah.

Van Doorn mengatakan, sejak kedatangannya di Tanah Suci, ia telah menjalani hari terbaik dalam hidupnya dan ia berharap bisa menghabiskan lebih banyak waktu di Madinah.

"Saya merasa malu berdiri di depan makam Nabi. Saya pikir kesalahan besar yang telah saya buat dengan memproduksi film tercela itu. Saya berharap bahwa Allah akan mengampuni saya dan menerima tobat saya," tutur katanya.(pai/cho/hid/bhc/sya)


 
Berita Terkait Islam
 
• Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
 
• Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
 
• Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
 
• Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
 
• LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]