Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Bola
Arab Kokoh di Puncak, Indonesia Terpuruk di Dasar Klasemen
Sunday 24 Mar 2013 00:58:33

Suasana Pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di Stadion GBK, Sabtu (23/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Nasional Indonesia harus rela menelan kekalahan keduanya dalam lanjutan penyisihan grup C Pra Piala Asia. Boaz Salossa dkk harus menerima kekalahan dari Arab Saudi dengan skor 1-2 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (23/3) malam. Meski kalah, pelatih Indonesia memuji anak asuhnya itu, terutama sang kapten yang sekaligus pencetak gol Indonesia yakni Boaz Salossa.

Kekalahan atas Arab Saudi membuat poisisi Indonesia kian terbenam di dasar klasemen. Dari dua pertandingan, Indonesia belum mendapat poin. Tim Merah Putih sudah mengantongi dua kekalahan dalam dua pertandingan, selain kekalahan dari Arab Saudi, sebelumnya Indonesia kalah dari Irak dengan skor 1-0.

Menghadapi Arab Saudi, Indonesia sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Boaz Solossa pada menit ke-4. Namun, gol itu malah membuat Arab Saudi makin garang. Arab menyamakan kedudukan melalui gol Yahia Sulaiman pada menit ke-13. Babak pertama skor 1-1.

Di babak kedua, tim tamu berbalik unggul setelah Yousef Mansour Alsalem kembali merobek jala Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga pada menit ke-55. Skor 2-1 ini tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit pertanda berakhirnya pertandingan.

Rahmad Darmawan (RD), pelatih Timnas tetap memuji timnya tersebut. Terutama sang pencetak gol, Boaz Salossa. Menurut pelatih Arema itu, Boaz adalah salah satu seniman bola yang dipunyai Tanah Air. “Mengapa salah pilih Boaz sebagai kapten, karena Boaz menurut saya seniman bola, sama kayak Messi (Argentina),” kata RD—sapaan Rahmad Darmawan.

RD menerima kekalahan ini dengan lapang dada, menurutnya, anak asuhnya sudah bermain maksimal. Namun, Timnas Arab Saudi bermain lebih bagus. “Selamat untuk Arab Saudi, mereka pantas menang,” tambah RD.

Bagi Arab Saudi, kemenangan lawan Indonesia ini membuatnya kokoh di puncak klasemen Grup C dengan enam poin. Sedangkan di posisi kedua menyusul China yang sehari sebelumnya mengalahkan tim tamu Irak dengan skor tipis 1-0. Gol China dicetak oleh Yu Dabao di masa injury time babak kedua.(bhc/din)


 
Berita Terkait Bola
 
Menang 5-2 Lawan Thailand, Timnas Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023: Penantian 32 Tahun
 
Sukamta Minta Indonesia Konsisten pada Amanat UUD 1945
 
Korban Tragedi Kanjuruhan Gugat Jokowi hingga Arema, Tuntut Ganti Rugi Rp62 Miliar
 
Mochamad Iriawan Diminta Mundur dari Ketua Umum PSSI
 
Polisi Tetapkan 6 Tersangka, Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]