Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penyelundupan
Aparat TNI Aceh Utara Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Bawang Ilegal
Thursday 14 Aug 2014 19:21:29

Bawang ilegal.(Foto: BH/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Aparat TNI dari Makoramil Seunuddon, Aceh Utara, berhasil mengamankan sebanyak 3 ton bawang ilegal yang diduga berasal Thailand, berikut 4 tersangka, Kamis (14/8) sekitar 4:20 WIB dinihari.

Informasi yang diperoleh di lapangan, sebanyak 3 ton bawang ilegal yang dikemas sebanyak 250 dalam karung masing-masing berisi sekitar 10 kilogram diangkut dengan dua mobil penumpang jenis L-300, dari Desa Ulee Rubeik Barat Seunuddon menuju Samalanga, Bireun.

Salah satu mopen BL 1725 AB dikemudikan oleh Mawardi (40), warga Samalanga, Bireun, dan kernetnya Murhaban (20), juga warga yang sama ditangkap di depan Makoramil.

Kemudian mopen BL 1557 PB yang dikemudikan Sarboini (35), warga Matang Geulumpang Dua Bireun, dibekuk tepatnya di Desa Lhokrambideng Seunuddon, sekitar sepuluh menit kemudian.

Masing-masing mobil tersebut bermuatan 125 goni atau setara dengan 1,25 ton bawang merah ilegal. Sedangkan sisanya, 157 goni atau sekitar setengah ton, ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Ulee Rubek Barat, Seunuddon, Kamis (14/8) siang sekitar pukul 13:00. Rumah bantuan untuk korban Tsunami itu milik Syafrin (27), warga setempat.

Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Inf Iwan Rosandrianto, kepada BeritaHUKUM.com, menyebutkan penangkapan itu adalah berkat informasi dari masyarakat.

“Kami mendapatkan info ada masuk bawang ilegal di Seunuddon sekitar pukul 01:30 WIB dinihari, dalam waktu singkat langsung menutup akses jalan keluar, sehingga kedua mopen tersebut berhasil ditangkap. Sementara, dikabarkan ada dua truk lagi yang juga mengangkut barang yang sama. Tapi, truk itu lolos karena ada jalur keluar yang luput dari pantauan petugas,” demikian kata Letkol Iwan didampingi Danramil Seunuddon Lettu Abdullah.

Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sudjono SIK mengatakan setelah dilakukan pengembangan dari salah seorang kernet mopen tersebut bahwa Geuchik Ule Rubek Barat, Badlisyah (45) terlibat sebagai koordinator penyelundupan bawang ilegal itu.

"Semua tersangka dan barang bukti sudah kita amankan guna ditindaklanjuti," pungkasnya.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Penyelundupan
 
• Polri dan KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Bening Lobster Senilai 19,2 Miliar di Bogor
 
• KRI Teuku Umar-385 Koarmada I Gagalkan Penyelundupan 194 Ton Rotan ke Malaysia
 
• Bareskrim Polri Tangkap Penyelundup Wortel Ilegal dari Tiongkok
 
• Ditjen Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan Paket 36 KTP Palsu dari Kamboja
 
• Gudang Tekstil Pakaian Bekas Ilegal di Cakung, Digerebek Polisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]