Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
HMI
Anies Yakin Dukungan Keluarga Besar HMI Perkuat Gaung Perubahan
2023-12-28 13:33:13

Deklarasi Keluarga Besar HMI Dukung Capres pasangan No.1 AMIN.(Foto: Istimewa0
JAKARTA, Berita HUKUM - Keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) resmi mendeklarasikan dukungan ke pasangan capres dan cawapres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN), pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Anies yakin dukungan itu memperkuat gaung gagasan-gagasan perubahan.

"Insyaallah dengan adanya dukungan dari HMI kami makin optimistis bahwa usaha untuk melalukan perubahan akan bisa terlaksana," kata Anies di Swasana Lippo Kuningan, Jalan HR Rasuna Said Kav B12, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).

Anies menyinggung slogan HMI yakni Yakin, Usaha, Sampai. Ia ingin HMI terus bersama dan berusaha untuk tercapainya kemenangan di Pilpres 2024.

"Yakusa itu adalah pesan yang selalu bergaung dan insyallah dengan adanya deklarasi ini maka yakin usaha sampai insyallah akan tersampai," ucap Anies

Baca: Keluarga Besar HMI Dinilai Salah Satu Kunci Memenangkan Anies-Muhaimin

Sementara itu, Muhaimin optimistis seluruh kader hingga alumni HMI akan kompak dukung AMIN yang menyuarakan perubahan. Hal ini juga terlihat kekompakan sikap dari para kader HMI.

"Jadi HMI itu tahu momentum dan momentun 2024 ini adalah momentum perubahan, karena itu membuat saya semakin yakin dan optimis bahwa AMIN akan menang bersama HMI bersama seluruh aktivis dan seluruh alumninya," kata Cak Imin.

Sementara itu, 10 juta hak pilih dari Keluarga Besar HMI diklaim akan memberikan suaranya untuk AMIN. Meskipun ada sebagian kecil yang memilih kubu lain.

"Total keluarga besar HMI ini kira-kira 10 juta orang di seluruh dunia ini," ujar salah satu inisiator deklarasi yang juga merupakan Senior Korps Alumni HMI (KAHMI) Sujana Sulaeman.

Sujana mengatakan rata-rata dari anggota HMI merupakan tokoh di daerah masing-masing. Sehingga, memberi dapat beri pengaruh di tengah masyarakat untuk mendukung AMIN.

"Tokohnya lebih dari 3.000 orang di semua bidang dan semua profesi. Jadi kami sangat optimis dukungan dari KB HMI ini akan memberi suara yang sangat penting untuk pasangan AMIN dan selain suara tentu adalah basis intelektual," kata Sujana.(LDS/medcom/bh/sya)


 
Berita Terkait HMI
 
• Anies Yakin Dukungan Keluarga Besar HMI Perkuat Gaung Perubahan
 
• Bahlil Lahadalia Dilaporkan ke KPK Soal Dugaan Aliran Dana Gratifikasi Kongres HMI
 
• PB PMI Dukung Suksesnya Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin
 
• Aksi Solidaritas HMI: Menolak Segala Bentuk Intervensi Terhadap KPU
 
• PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]