Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Anies Baswedan
Anies Baswedan Turun Tangan Perangi Korupsi
Monday 09 Dec 2013 16:10:15

Ilustrasi, Anies Rasyid Baswedan, Ph.D saat menyampaikan pidato di acara Syawalan HMI-MPO.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Peserta konvensi calon Presiden dari Partai Demokrat, Anies Baswedan, mengungkapkan alasannya terjun ke dunia politik untuk membidik kursi RI 1.

Dalam diskusi "Mengapa Anies Baswedan Jadi Capres 2014", Anies mengatakan hari ini adalah hari anti korupsi internasional. Menurutnya masalah korupsi di Indonesia sudah luar biasa mewabah, dan penyakit tersebut tidak akan selesai jika tidak ada yang turun tangan langsung.

"Kesejahteraan terhambat karena korupsi. Penyelewengan besar bukan semata-mata orang jahat banyak, tetapi orang baik pilih diam dan mendiamkan. Saya tidak mau pilih diam, saya pilih turun tangan," tegas Anies di resto Saung Galah, Senin (9/12).

"Saya ada di gerakan sosial, pendidikan. Saya perluas cakupan gerakan politik. Politik tidak terpisah dari apa yang selama ini jadi kepedulian kita," tambahnya, seperti dilansir tribunnews.com.

Tokoh akademisi itu mengatakan dirinya tidak akan netral pada korupsi. Menurutnya ia akan mengambil sikap tegas, yakni memerangi korupsi.

"Ambil posisi harus tegas. Penegakan hukum jalan sendiri tapi ada dukungan tegas pimpinan nasional. Kasus tidak bisa intervensi, kerjakan. Tapi saya tidak akan biarkan itu jalan sendiri," katanya.(tbn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Anies Baswedan
 
• Ormas Gerakan Rakyat Luncurkan KTA, Anies Baswedan Jadi Anggota Pertama
 
• Anies Baswedan Jadi Menteri Apa di Kabinet Prabowo? Ini Isu yang Tengah Hangat Beredar
 
• Anies Baswedan Dianugerahi Gelar Adat 'Tuan Penato Negarou' di Kabupaten Tubaba, Lampung
 
• Anies Baswedan vs Konglomerat Hitam
 
• Pak Anies Dicintai Rakyat, Apa Buktinya?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]