Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pendidikan
Anggaran Terus Dinaikkan, Kualitas Pendidikan Kota Gorontalo Makin Progresif
2017-03-30 11:57:17

Ilustrasi. Tampak Walikota Gorontalo, H. Marthen A Taha saat menggelar jumpa pers yang didampingi Kapolres Gorontalo Kota, Ketua DPRD Kota Gorontalo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo dan Kepala Kesbangpol Kota Gorontal.(Foto: BH /shs)
GORONTALO, Berita HUKUM - Perhatian Walikota Gorontalo, Marthen A Taha terhadap sektor Pendidikan dengan alokasi anggaran yang terus dinaikkan berdampak pada meningkatnya kualitas sektor tersebut, seperti pada Angka Partisipasi Murni (APM) pada segala tingkatan.

Marthen menguraikan, APM tingkat SD sederajat tahun 2014 mencapai 96,99 persen, naik menjadi 97,1 persen di tahun 2016. Untuk SMP sederajat tahun 2014 91,03 persen menjadi 91,18 persen di tahun 2016.

"Di tingkat SMA tahun 2014 pada 80,24 naik menjadi 81,06 persen di tahun 2016. Sementara tingkat kelulusan jenjang SD hingga SMA tahun 2016 mencapai 100 persen.Dari kualitas pendidik sendiri, hingga tahun 2016 sebanyak 90,35 persen tenaga pengajar memiliki kualifikasi Strata satu (S1) dan seluruh sekolah di daerah itu sudah terakreditasi.

Dan di tahun 2017 ini kata Marthen, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo telah menganggarkan sekitar Rp 27,5 miliar untuk meningkatkan kualitas pendidikan tahun 2017 yang didalamnya mengakomodir pendidikan gratis sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

"Porsi yang tersu ditingkatkan juga untuk menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM), yang saat ini IPM tumbuh sebesar 0,8 persen sehingga daerah itu berada pada 75,62 poin.

Marthen sejak awal telah berkomitmen memberikan penghargaan bagi pelajar berprestasi. Saat ini tercatat ada 284 pelajar dari jenjang SD hingga SMA diberikan bantuan studi.

"Tidak saja itu, untuk program bantuan studi, kami telah menyalurkannya bagi 11.085 pelajar melalui program bantuan siswa miskin (BSM). Ini juga berdampak APM kita cukup stabil," tandasnya.(bh/shs)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
• HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
• Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
• Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
• HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
• Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]