Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Mallarangeng Lolos dari Jumat Keramat
Friday 11 Jan 2013 18:28:38

Andi Mallarangeng saat menghadiri panggilan KPK tadi pagi, Jumat (11/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Andi Alfian Mallarangeng (AAM) dipastikan tidak akan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Meski sampai saat ini Andi belum juga keluar dari gedung KPK, tapi Juru Bicara KPK, Johan Budi SP memastikan bahwa mantan Menteri Pemudan dan Olahraga (Menpora) itu tidak akan ditahan di hari yang dikenal keramat ini yakni hari Jumat. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum selesai memeriksa Andi.

Johan menegaskan bahwa tidak ada penahanan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Andi Mallarangeng. Sebab, kata katanya, kedatangan Andi berstatus saksi tersangka Deddy Kusdinar. Sehingga, tidak ada penahanan atas diri yang bersangkutan "Tidak ada penahanan," ungkap Johan.

Wartawan yang biasa ngepos di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan sempat terkejut dengan adanya mobil tahanan KPK yang berhenti di depan lobi.

Lantas puluhan wartawan berdiri dan berpikir bahwa mobil tahanan itu untuk mengangkut Andi. Tapi tak lama kemudian, mobil tersebut meninggalkan lobi.

Seperti biasa, jika ada tersangka yang sedang menjalani pemeriksaan ditahan, maka mobil tahanan KPK standby di depan lobi. "Hari ini kan dia (Andi Mallarangeng) sebagai saksi," tambah Johan.

Sementara itu, sudah lebih dari 6 jam sejak Andi datang sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi, hingga saat ini dirinya belum kunjung keluar. Pria yang datang dengan batik coklat itu hadir memenuhi panggilan lembaga superbodi itu didampingi adik kandungnya, Rizal Mallarangeng dan tim pengacara.

Sementra tim Elang Hitam yang tadi pagi membagikan materi tentang Misteri Skandal Hambalang. Selain memberikan materi, tim dari adik Andi Mallarangeng itu memberikan novel berjudul "Burung Berpagut Emas.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]