Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Dicecar Pertanyaan Soal Penganggaran Hambalang
Friday 11 Jan 2013 20:28:48

Andi Mallarangeng selesai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 18.00 WIB.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Andi Mallarangeng selesai menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 18.00 WIB. Usai menjalani pemeriksaan, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengaku ditanya oleh penyidik tentang penganggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor. Status pemeriksaannya kali ini sebagai saksi tersangka kasus yang sama yakni Deddy Kusdinar.

Selama pemriksaan yang berlangsung sekitar 8 jam, Andi mengaku ditanya penyidika KPK terkait tugasnya saat dirinya masih menjabat Menpora. "Baru saja saya selesai untuk memberikan keterangan pada KPK dalam rangka sebagai saksi utuk saudara Deddy (mantan kepala biro perencaan dan keuangan Kemenpora). Dalam keterangan ini terkait kedudukan saya sebagai menteri," ujar Andi Mallarangeng di gedung KPK jalan Rasuna Said, Jakarta.

Lebih jauh Andi menjelaskan bahwa penyidik KPK lebih banyak menanyakan tentang organisasi kementerian Manpora dan dalam prose penganggaran pembangun sarana dan prasana olahraga di Hambalang. "Berkaitan dengan organisasi kementrian dan juga penganggaran dalam proses hambalang," tambah mantan Juru Bicara Presiden ini.

Namun Andi tidak menjelaskan secara detail apa saja yang penyidik KPK tanyakan. Andi juga mengaku lupa ketika sejumlah wartawan menyakan bebrapa banyak cecaran pertanyaan dari penyidik yang dilayangkan pada dirinya. Ketika wartawan mempertagas bahwa apa saja yang ditanyakan penyidik, Andi kembali menjawab bahwa dirinya diperiksa sebagai menteri dan tentang penganggaran proyek Hambalang.

"Saya lupa (berapa pertanyaan). Sekali lagi (pemeriksaan) menyangkut saya sebagai menteri, terkait organisasi saya dikementrian, lalu juga proses penganggaran dan sebagainya," ujarnya sembari meninggalkan kerumunan wartawan.

Andi pergi meninggalkan gedung KPK dengan menggunakan mobil Mitsubishi Pajero warna putih. Sama seperti saat ia datang, ia pergi didampingi sang Adik, Rizal Mallarangeng yang setia menunggu sejak pagi.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]