Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum Dituding Penyebab Suara Demokrat Terjun Bebas
Monday 04 Feb 2013 00:08:22

Anas Urbaningrum usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan wisma atlet SEA Games XXVI/2011 di gedung KPK, beberapa waktu lalu (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Jero Wacik, tak memungkiri merosotnya popularitas Demokrat tak lepas dari pemberitaan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dalam setahun ini yang dikait-kaitkan dengan korupsi pembangunan kompleks olahraga Hambalang.

"Hampir setahun berita Mas Anas disebut berkali-kali. Pers begitu menarik sekali (soal Anas). Efeknya di masyarakat adalah popularitas Demokrat turun," kata Jero Wacik dalam konferensi pers di kediamannya Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (3/2), sore.

Dia menyebut survei SMRC yang baru dirilis hari ini yang menempatkan perolehan suara Demokrat tinggal 8 persen jika Pemilu dilakukan sekarang.

"Ini membuat kader kami di Jakarta dan di daerah khawatir. Demokrat bisa terjun bebas. Di daerah Pakde Karwo (Gubernur Jatim/Anggota Dewan Pembina Demokrat), gubernur Jambi (kader Demokrat) dan lainnya juga gelisah mendengar survei itu," kata Jero Wacik, seperti yang dikutip dari tribunnews.com, pada Minggu (3/2).

Setelah dipelajari, menurut Jero, penyebab turunnya pamor Demokrat karena kader yang terindikasi korupsi. Juga sebelumnya kader Demokrat seperti Nazaruddin dan Angelina Sondakh terdakwa dalam kasus korupsi."Kemudian Pak Anas yang juga diberitakan begitu," kata Jero.

Oleh karena itu, kata Jero, maka para senior dan pendiri Demokrat meminta SBY selalu pendiri, ketua dewan pembina dan ketua majelis partai agar turun tangan menyelamatkan partai jangan sampai Demokrat terus anjlok dibawah 8 persen.

"Kalau tidak maka partai keburu hancur, keburu tidak bisa diselamatkan,"kata Jero.(tbn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Anas Urbaningrum
 
Anas Urbaningrum: Calon Saksi yang Layak di Periksa KPK Malah Dihindari
 
Anas Sowan ke Ibu dan Mertua Cari Jimat Hidup
 
Bentuk Ormas PI, Anas Berpidato Ala Vicky Prasetiyo
 
Anas Gelar "KLB" Tandingan di Bali
 
KPK Tantang Anas Urbaningrum di Pengadilan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]