Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Anas Urbaningrum: Kebenaran Pangkatnya Lebih Tinggi dari Fitnah
Saturday 23 Feb 2013 20:46:35

Anas Urbaningrum saat memberikan keterangan persnya di Gedung Sabtu, (23/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anas Urbaningrum merasa difitnah dan dikorbankan oleh kekuasan besar. Anas merasa sejak awal tidak yakin akan mendapat status hukum di KPK. Namun fakta berbicara lain.

Anas mengungkapkan, kebenaran dan keadilan pangkatnya lebih tinggi dibanding fitnah dan rekayasa.

"Kebenaran nantinya akan mengalahkan fitnah dan rekayasa yang di bangun dan serapi apapun itu yang dijalankan," ujar Anas Urbaningrum.

Hal ini diungkapkan Anas Urbaningrum saat memberikan keterangan pers di gedung DPP Demokrat Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

"Saya yakin kebenaran dan keadilan masih bisa ditegakkan. Negeri kita ini berdasarkan hukum dan keadilan, bukan berdasarkan kekuasaan," tambah Anas Urbaningrum.

Saya tidak terlibat dalam proses hukum, apalagi disebut dalam projek Hambalang itu, sejak awal saya menyakini tidak terlibat.

Saya baru mulai berfikir saya mempunyai status hukum di KPK ketika ada semacam desakan, agar KPK segera memperjelas status saya.

Kalau benar katakan benar, kalau salah bisa salah. Ketika ada desakan itu saya berpikir, jangan-jangan?.

Saya menjadi yakin, bahwa saya akan jadi tersangka setelah saya dipersilahkan untuk lebih fokus berkonsentrasi mengahadapi masalah hukum di KPK.

"Ketika saya dipersilahkan untuk lebih fokus menghadapi masalah hukum, berarti saya saat itu sudah divonis," pungkas Anas.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
• Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
• Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
• Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
• Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]