Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Kasus Hambalang
Anas Tersangka, Ruhut Sitompul: Saya Sedih Banget
Friday 22 Feb 2013 22:21:01

Ruhut Sitompul saat di acara Rapimnas, Minggu (17/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus Hambalang, membuat Ruhut Sitompul merasa sedih dan kecewa berat.

Hal ini diungkapkan Ruhut yang merupakan rekan sekaligus orang yang sering menyuarakan agar Anas mundur, sudah sejak lama agar ketua Demokrat. Anas Urbaningrum mundur sementara, dari jabatan ketua Umum Partai Demokrat.

"Sebagai salah seorang yang menjadikan Anas Ketua Umum Demokrat, seharusnya dia (Anas) sejak tahun lalu mbokya legowo mundur, kalau sudah begini aku pun jadi sedih banget," ujar Ruhut Sitompul.

Ditambahkan Ruhut bahwa, dalam aturan partai kami jelas, bila seseorang itu tersangka dia otomatis mudur, dan tidak bisa ditawar-tawar lagi, ungkap Ruhut.

Sebelumnya Minggu (17/2), di Kongres Partai Demokrat di Sahid Hotel Jakarta Pusat, Anas Urbaningrum telah membubuhkan tanda tangannya dalam Fakta Intregritas yang konsekoensinya harus mundur.

''Bila menggunakan Narkoba, Asusila dan ditetapkan sebagai tersangka maka wajib mundur dari Partai Demokrat," ujar SBY Ketua Majelis Tinggi Demokrat.

Kita tunggu apakah Anas Urbaningrum legowo meninggalkan Demokrat dengan wajah tertunduk malu atau sebaliknya melakukan manuver politik, jawabnya esok siang hari.

Rencananya Anas akan muncul memberikan keterangan di kantor DPP Demokrat Jakarta Pusat.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]