Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Amien Rais
Amien Rais Sebut Jokowi Over Confidence
Friday 25 Apr 2014 23:49:29

Prof. Dr. H. Amien Rais salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PAN saat di di Cikini, Jakarta Pusat (17/4) menyampaikan Wacana Baru Poros Koalisi Indonesia Raya.(Foto: BH/put)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengatakan koalisi ramping yang dibentuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan adalah bentuk kepercayaan diri berlebihan.

"Artinya over confidence," kata dia di Yogyakarta, Kamis petang, 24 April 2014. Toh, ia mengatakan figur Joko Widodo tak membawa pengaruh bagi PDI Perjuangan. "Efek Jokowi tidak ada."

Joko Widodo memang menyebut menggandeng Partai Nasdem dalam pemilu presiden 9 Juli 2014. Koalisi dua partai ini memenuhi syarat untuk mengusung pasangan presiden dan wakil presiden, berdasarkan hasil hitung cepat pemilu legislatif 2014.

Menurut Amien, siapa pun presidennya harus memiliki konsep yang jelas untuk membangun Indonesia. Konsep itu bisa dijelaskan dalam debat serial presiden tentang arah mana pembangunan Indonesia. "(Tapi) bukan debat kusir," kata dia.

Yang jelas, ia menambahkan, harus ada konsep yang jelas tentang kebijakan ekonomi, pertahanan dan keamanan, serta politik. Di bidang ekonomi, misalnya, apakah pemerintah yang baru nanti akan menjual badan usaha milik negara atau kapal tanker lagi. "Ini tidak bisa diulang lagi," kata dia.

Secara tak langsung, ucapan itu terasa menyindir kebijakan pada masa pemerintah Presiden Megawati. Namun Amien membantah jika ia disebut menghalangi PDI Perjuangan untuk meraih kekuasaan. Ia mengatakan anggapan bahwa ia berupaya menjegal PDI Perjuangan adalah ekspresi tidak percaya diri. "Masak Amien Rais, pensiunan dosen (UGM Yogyakarta), bisa jegal?" ujar dia.

Ia mengakui ada anggapan yang menyebut Amien Rais menjegal PDI Perjuangan. Juga ada anggapan bahwa Amien melengserkan Presiden Soeharto. Seorang Amien Rais, ia menambahkan, tak mungkin membuat perubahan signifikan di negeri ini. Dalam gelombang perubahan sejarah, kata dia, peran seorang individu sangat kecil. "Kecuali (Nabi) Muhammad," kata dia.

Amien Rais saat ini sedang merancang Koalisi Indonesia Raya. Ia mengatakan koalisi ini belum terlalu solid. Pertemuan-pertemuan yang berlangsung lebih banyak saling berkunjung antara Ketua Umum Partai dan Sekretarisnya. Koalisi ini diperkirakan akan solid, setelah selesainya proses real count oleh Komisi Pemilihan Umum. Selain menggandeng partai Islam, koalisi itu diharap merangkul partai nasionalis.

Ia mengatakan belum bisa berkata banyak tentang koalisi Indonesia Raya. Yang jelas, dengan koalisi itu, ia mengajak koalisi yang sekadar menjadi ajang bagi-bagi kekuasaan untuk diakhiri.(tempo/az/bhc/sya)


 
Berita Terkait Amien Rais
 
Amien Rais Minta Menko Marves Luhut Segera Mundur
 
Prabowo Jadi Menhan, Amien Rais Menahan Diri untuk Kritik Kabinet Jokowi
 
Amien Rais: Seorang Muslim Tidak Boleh Berpikir Kalah di Dunia, Menang di Akhirat
 
Prof Amien Rais 'Yatim' Secara Politik?
 
Amien Rais Bersyukur Tabligh Akbar Alumni 212 di Solo Dihadiri Puluhan Ribu Massa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]