Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
KAHMI
Amien Rais: Presiden Joko Didukung Siluman Anti-Islam, Umat Islam Harus Bersatu!
Saturday 20 Jun 2015 19:15:09

Prof. Dr. H. Amien Rais salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) saat di acara Buka Bersama di kediaman Akbar Tanjung.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - “Kita semua harus tahu, ada kekuatan siluman yang kuat mendukung pemerintahan Jokowi saat ini,” kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dalam tausiyah tarawih Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di rumah mantan Ketua Umum Golkar yang juga mantan Ketua HMI, Akbar Tandjung di Jakarta Selatan. Jumat malam (19/6).

Kekuatan siluman itu, kata Amien, menjadi ancaman bagi kelompok Islam karena mereka memang anti-Islam. Karena itu, ia meminta faksi-faksi Islam di Indonesia bersatu. Kelompok-kelompok yang punya basis politik Islam, tambahnya, harus bersatu untuk mengimbangi kekuatan kelompok siluman tersebut.

Amien juga mengatakan, pemerintahan sekarang ini tak ada yang mengontrol. Kelompok Islam sebagai suara mayoritas pun, lanjutnya, tak mampu memberikan peran sebagai kelompok penekan. Padahal, kebijakan pemerintahan sekarang ini telah melenceng dengan hanya mengakomodasi kepentingan bangsa lain.

Misalnya dalam soal perekonomian, kata Amien, seluruh sektor ekonomi sekarang ini dikuasai apa yang disebutnya asing dan aseng. “Agar enggak semakin gawat, perlu agar lingkaran-lingkaran Islam ini dikumpulkan lagi. Kita harus menyatukan kelompok-kelompok Islam ini untuk menentukan arah pemerintahan,” tutur mantan Ketua MPR itu.

Kepada Kahmi, Amien pun memberikan tugas untuk kembali bersuara, memulai dengan menggandeng partai politik Islam dan semua kelompok berbasis Islam agar menyatu. “Kalau Muhammadiyah, biar saya sajalah. NU [Nahdlatul Ulama], MUI [Majelis Ulama Indonesia], ICMI [Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia], dan semua organ Islam, saya usulkan agar terkoneksi, membuat peta mengenai keadaan saat ini,” kata Amien.(Ton/Pur/pribuminews/bh/sya)


 
Berita Terkait KAHMI
 
Amien Rais: Presiden Joko Didukung Siluman Anti-Islam, Umat Islam Harus Bersatu!
 
KAHMI Business Awards Akan Digelar
 
Tolak Anas Di Acara KAHMI, Mahasiswa Dipukul
 
Jadi Ketua Presidium, Mahfud Tak Akan Bawa KAHMI ke Politik Praktis
 
HUT KAHMI Ke - 46 Mewujudkan Kepemimpinan Nasional Berkarakter Menuju Kemandirian Bangsa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]