Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    
 
Bola
Amerika: Piala Eropa 2016 Bisa Jadi Sasaran Teror
2016-06-02 00:32:34

Piala Eropa akan digelar mulai 10 Juni hingga 10 Juli di beberapa kota Prancis.(Foto: Reuters)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Amerika Serikat memperingatkan bahwa kejuaraan sepak bola Piala Eropa 2016 yang akan berlangsung di Prancis bulan depan mungkin menjadi sasaran serangan militan.

"Sejumlah besar wisatawan yang berkunjung ke Eropa pada musim panas tahun ini akan bisa menjadi sasaran yang lebih besar bagi teroris," seperti dinyatakan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Dalam peringatan perjalanan untuk warganya, Deplu Amerika Serikat mengkhawatirkan risiko bahaya kaum militan di seluruh kawasan Eropa.

Piala Eropa akan digelar mulai 10 Juni hingga 10 Juli di beberapa kota Prancis.

Prancis sudah menyatakan keadaan darurat sejak rangkaian serangan kelompok militan Islam di ibukota Paris, November 2015, yang menyebabkan jatuhnya 130 korban jiwa.

Pertengahan Mei lalu keadaan darurat di Prancis sudah diperpanjang untuk balapan sepeda Tour de France -5 hingga 12 Juni- dan Piala Eropa 2016, yang akan berakhir 10 Juli.

Bulan Maret 2016, serangan bom di bandara dan sebuah stasiun kereta di ibukota Belgia, Brussels, menewaskan 32 orang.

Kelompok militan yang menamakan Negara Islam atau ISIS mengaku berada di balik serangan di Paris dan Belgia.

Diperkirakan sekitar satu juta penggemar sepak bola dari luar negeri akan datang ke Prancis untuk menyaksikan Piala Eropa 2016.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebutkan, risiko bisa berupa serangan atas lokasi wisata, restoran, pusat perdagangan, dan layanan transportasi.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Bola
 
Menang 5-2 Lawan Thailand, Timnas Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023: Penantian 32 Tahun
 
Sukamta Minta Indonesia Konsisten pada Amanat UUD 1945
 
Korban Tragedi Kanjuruhan Gugat Jokowi hingga Arema, Tuntut Ganti Rugi Rp62 Miliar
 
Mochamad Iriawan Diminta Mundur dari Ketua Umum PSSI
 
Polisi Tetapkan 6 Tersangka, Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]