Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Istana Negara
Aksi Demo Peringatan Hari HAM Internasional di Depan Istana Negara Jakarta
Monday 10 Dec 2012 12:03:37

Organisasi Petani, Buruh Migran, Waria Indonesia, LBHI, Imparsial, Kontras, LBH Mawar Sharon, FPR, FMN, GSBI saat melakukan aksi demo dalam memperingatai hari HAM Internasional, Senin (10/12).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ratusan aktivis HAM dan korban tindakan kekerasan melakukan aksi demo di depan Istana Negara, dengan menggelar upacara bendera di depan Istana Merdeka Jakarta, Senin (10/12).

Meraka juga melakukan Sumpah Rakyat Indonesia, mengaku bertanah air tampa pelanggaran HAM, berbahasa satu bahasa tampa kebohongan. Dalam aksi ini, mereka tergabung dari pemuda mahasiswa, organisasi Petani, Buruh Migran, Waria Indonesia, LBHI, Imparsial, Kontras, LBH Mawar Sharon, FPR, FMN, GSBI, dll.

Para Aktivis dan korban pelanggaran HAM ini juga melakukan upaca bendera setengah tiang. Mereka juga melakukan aksi laporan kekerasan HAM dari berbagai komunitas. Dari Komunitas Waria Indonesia mengatakan dalam laporannya," kami malaporkan ada organisasi anarkis yang menghalangi kami berekspresi," kata perwakilan dari Komonitas Waria Inonesia.

Sementara perwakilan dari Rakyat Sidoarjo korban lumpur lapindo mengatakan, "meminta agar korban lumpur lapindo dibantu dan diproses hukum dalam penyelesaian kasus lapindo," pintanya.

Aksi massa ini dalam memperingati hari HAM Internasional, dan berlangsung dengan pengamanan yang ekstra ketat dari aparat kepolisian gabungan Polda Metro, Polres Jakarta Pusat, juga Polsek Metro Gambir. Dimana Kapolsek Metro Gambir, AKBP Tatan Dirsan Atmaja juga terlihat turun langsung mengamankan aksi gelombang unjuk rasa ini.

Hingga berita ini diturunkan aksi massa upacara bendera masih terus berlangsung, aksi ini tidak sampai memacetkan ruas lalu lintas didepan Istana Negara Jakarta.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Istana Negara
 
• Kecam Pengibaran Bendera HTI, Gerakan Jaga Indonesia Kibarkan Ribuan Merah Putih
 
• Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara
 
• Buruh dan Mahasiswa Bersatu; KSPI Desak Mahasiswa yang Ditangkap Segera Dibebaskan
 
• Demo Mahasiswa di Depan Istana Berakhir Ricuh, 9 Orang Diamankan
 
• Usai Demo Menagih Janji Manis Jokowi - JK, BEM SI Shalat Magrib Berjamaah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]