Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
SKK Migas
Aksi Demo Anak Migas Kembali Meminta Edy Hermantoro Segera di Tangkap
Thursday 29 Aug 2013 18:49:57

Seratusan masyarakat dari gabungan dari berbagai elemet anti korupsi kembali melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (29/8).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM -Seratusan masyarakat dari gabungan dari berbagai elemet anti korupsi kembali melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (29/8) dengan membawa keranda mayat mendatangi Gedung Ditjen Migas, Jakarta Pusat.

Pendemo meminta proses penegakkan hukum dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera melakukan pamanggilan dan segera tangkap Edy Hermantoro, Ka. Ditjen Migas yang diduga terlibat dengan kasus Korupsi Migas, dengan tersangka kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, yang telah di tahan KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) dengan pimpinan perusahaan Kernel Oil.

Dalam aksi kali ini, pendemo membawa arak-arakan "Keranda Mayat" berwarna hitam, yang di tujukan ke Ditjen Migas. dan spanduk bertuliskan; 'Nurani Pejabat Migas kita telah MATI', sebagai simbol ada kematian di Ditjen Migas.

Menurut koordinator aksi Rachman Latoconsina, "Aksi lanjutan kami (A N A K MIGAS) dalam memerangi mafia dan kartel migas, menuntut agar Edy Hermantoro dipanggil, diperiksa dan ditangkap KPK," ujar Rachman.

Aksi gabungan ini terdiri dari ANAK MIGAS (Aliansi Nasional Anti Korupsi Migas) hadir juga, dari MABES ANTI KORUPSI (Masyarakat Bersama Anti Korupsi), SPKR (Serikat Pemuda Kerakyatan), GERAK INDONESIA, (Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia), KAMAKSI, (Kesatuan Mahasiswa Anti Korupsi), GEMA JAYA,(Gerakan Mahasiswa Jakarta Raya).

Walau aksi ini berakhir dengan tertib, namun pendemo kembali mengancam akan kembali mendatangi Ditjen Migas, KPK, guna memastikan proses penegakkan hukum dangan akuntabel dan transparan, tanpa tebang pilih.(bhc/put)


 
Berita Terkait SKK Migas
 
• SKK Migas Diminta Jelaskan Terjadinya Tren Penurunan Lifting Minyak
 
• KPK Tahan Jero Wacik Mantan Menteri ESDM
 
• Jero Wacik Hadir Sebagai Saksi di KPK
 
• KPK Tetapkan Artha Meris Simbolon Jadi Tersangka Kasus SKK Migas
 
• KPK Akhirnya Tetapkan Sutan Bhatoegana Jadi Tersangka Gratifikasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]