Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo
Aksi Buruh Progresip Merahkan Mabes Polri
Sunday 27 Jan 2013 14:14:33

Aksi demo Persatuan Gerakan Serikat Pekerja (Federasi Progresip) di depan Mabes Polri, Minggu (27/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi demo untuk merespon dan melawan kesewenang- wenangan negara dari Persatuan Gerakan Serikat Pekerja (Federasi Progresip) yang didukung oleh berbagai organisasi gerakan setelah melakukan aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya, selanjutnya dengan menggunakan bus, dan konvoi, ratusan buruh yang didominasi kaum wanita ini, dengan kostum merah-merah ini kembali melakukan aksi di depan Mabes Polri Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Minggu (27/1).

Aksi ini merupakan bentuk solidarisme buruh terhadap salah satu pengurus buruh Sultoni Farras yang ditetapkan status tersangka dalam aksi demo di kawasan indusri Bekasi. Walau pun Sultoni tidak ditahan, namun mereka meminta status Sultoni segera dicabut.

"Aksi ini sebagai bentuk dukungan kami untuk menegakkan hak berorganisasi dan berpendapat di Indonesia," ujar para pendemo dalam orasinya.

Dari Polri sendiri terpantau ratusan personil, Brimob Mabes Polri, dan Sat Sabhara, baik dari mabes maupun dari Polda Metro Jaya mengamankan aksi buruh kali ini.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo
 
Singgung Tweet Arief Prihantoro, Warganet: Pak Kapolri Mau Tanya, Benarkah Polisi Membantai FPI?
 
Viral: Orang Ini Dicari Netizen Gegara Sebut 6 Laskar FPI Seperti Hewan Anjing yang Dibantai Polisi
 
Terungkap, Motif Tersangka Pengeroyok: Kesal 'Ocehan' Ade Armando di Media Sosial
 
Polisi Masih Dalami Motif Pelaku Pengeroyokan Ade Armando
 
Ade Armando Babak Belur Diamuk Massa dan Ditelanjangi di Tengah Aksi Demo di DPR
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]