Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Pornografi
Akses Anak Terhadap Pornografi Dibatasi
Saturday 29 Mar 2014 17:57:29

Survei lembaga Nielsen sebutkan 6% anak-anak berusia 15 tahun mengakses situs dewasa
INGGRIS, Berita HUKUM - Sebuah regulator industri internet mendesak adanya perubahan hukum, agar situs pornografi dapat mengecek usia pengguna sebelum memberikan akses terhadap video. Lembaga peengawas Atvod mengatakan permintaan itu dilakukan agar anak-anak tidak dapat mengakses situs pornografi yang disediakan di internet.

Pemerintah pun, menurut Atvod harus bertindak untuk melindungi anak-anak dari situs materi pornografi.
Lembaga itu mengatakan operator kredit dan kartu debit dapat melarang transaksi dari konsumen Inggris ke situs tersebut jika tidak memenuhi syarat.

Tetapi salah seorang juru kampanye mengatakan aksi tersebut akan menjadi "langkah yang tidak berguna", seperti dilaporkan reporter Teknologi, Leo Kelion.

Otoritas untuk siaran Program Televisi di Internet (Atvod) mengatakan masalah tersebut sangat mendesak sehingga "sangat penting undang-undang ini diberlakukan dalam masa kerja parlemen ini".

Hasil survei

Untuk mendukung permintaan ini, badan tersebut meminta data dari perusahaan riset pasar Nielsen, yang rutin memonitor kebiasaan online relawan yang merupakan 45.000 pengguna PC dan laptop di seluruh Inggris.

Beginilah hasil survei selama sebulan :

6% anak-anak berusia 15 tahun atau lebih muda telah mengakses situs dewasa

5% pengunjung situs berusia dibawah 18 tahun

Satu situs saja telah dikunjungi oleh 112.000 anak laki-laki di Inggris berusia 12 dan 17 tahun

Dari populasi yang lebih besar, 23% dari mereka telah menggunakan internet selama lebih dari satu bulan dan telah mengunjungi situs dewasa

Pengunjung situs dewasa rata-rata menghabiskan waktu selama 15 menit dan dua setengah jam selama satu bulan. Atvod menambahkan hasil survei itu mungkin menyajikan data yang lebih sedikit dari realitas yang ada, apalagi penggunaan tablet dan smartphone tidak dimasukan dalam data tersebut.

Pemerintah Inggris telah menekan penyedia layanan internet besar di Inggris untuk menggunakan piranti lunak yang secara otomatis dapat memblokir materi yang mengandung materi dewasa di rumah kecuali atas permintaan mereka.

Bagaimanapun, seorang juru bicara pemerintah koalisi mengindikasikan butuh waktu untuk mempertimbangkan permintaan Atvod.

Meski demikian, organisasi Sex and Censorship - yang menggambarkan diri mereka sebagai sebuah kampanye kebebasan bersuara - mengatakan langkah itu tidak efektif.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pornografi
 
• Polisi Tetapkan Artis Gisel sebagai Tersangka Kasus Video Syur
 
• Tersangka Penyebar Video Porno Petinggi PDI Perjuangan Ternyata Kader PDIP Juga
 
• Gisel Tidak Membenarkan atau Membantah Ada Video Syur Mirip Dirinya, 'Aku Bingung Klarifikasinya'
 
• Polda Metro Gelar Rekonstruksi Pesta Seks Sejenis, Ada 26 Adegan dan 3 Tahapan
 
• Polisi Amankan 56 Pelaku Pesta Seks Sejenis, 9 Ditetapkan Tersangka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]