Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Empat Lawang
Ajudan Bupati Empat Lawang Over Akting
Saturday 02 Nov 2013 02:57:03

Bupati Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan Budi Antoni AlJufri,(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bupati Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan Budi Antoni AlJufri, selepas diperiksa KPK selama hampir 10 jam, hingga pukul 20:10 Wib, Jumat malam (1/11), Budi enggan berkomentar prihal dugaan kasus suap yang menjeratnya, sebelumnya KPK juga sampai mengeledah Kantor dan Rumahnya, serta kembali memeriksanya sebagai Saksi pada hari ini untuk tersangka Akil Mochtar.

Usai menjalani pemeriksaan selama 10 jam di KPK, Budi yang tampak dikawal 7 Body Guard berbadan besar memilih irit bicara ke awak media, bahkan ajudanya mencoba menghalu wartawan yang berusaha memintai keterangan Budi, tentang peranya dalam sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang di MK.

"Nanti dipersidangan ya," ujar Budi, saat keluar dari gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Saat dicecer kembali oleh awak media terkait materi pemeriksaan, orang nomor satu di wilayah Kab Empat Lawang itu menjelaskan tentang persidangan sengketa Pilkada Mahkamah Konstitusi. Saat itu persidangan dipimpin Akil Mochtar.

"Persidangan sengketa Pilkada Empat Lawang di MK," ujar Budi kembali.

Ditanya perihal aliran dana yang Rp 500 juta ke Akil Mochtar?

"Nggak, nggak," pungkasnya.

Selanjutnya Budi berlalu kedalam mobil Toyota Inova warna putih. Namun ajudanya yang terlalu bertindak over akting menjadi sebab kemarahan para wartawan, belum sempat keributan berlanjut, para ajudan berbadan besar itu memilih khabur meninggalkan gedung KPK.

Budi Antoni Aljufri dilantik menjadi Bupati pada 26 Agustus 2013, Kabupaten Empat Lawang merupakan kabupaten termuda di Sumatera Selatan, yang dipisahkan dari Kabupaten Lahat.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Empat Lawang
 
Sengketa Pilkada Empat Lawang, KPK Tahan Bupati dan Istri
 
Bupati Empat Lawang Mendadak Muncul di KPK
 
Ajudan Bupati Empat Lawang Over Akting
 
KPK Ada Jejak-Jejak Tersangka Akil Mochtar di Empat Lawang
 
Demo Bupati Empat Lawang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]