Uang saya kasih ke Maharani, dan ada" /> BeritaHUKUM.com - Ahmad Fathanah Akui Maharani Minta Ini dan Itu

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Kasus Import Daging
Ahmad Fathanah Akui Maharani Minta Ini dan Itu
Friday 17 May 2013 18:06:48

Maharani S jadi Saksi Ahmad Fathanah (AF) dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Selatan, Jumat (17/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Selatan, Jumat (17/5) terungkap pengakuan dari Ahmad Fathanah.

"Ahmad Fathanah (AF) membenarkan Maharani meminta keperluan dan AF memberikan untuk Maharani," ujarnya.

Uang saya kasih ke Maharani, dan ada 2 orang lain yang menunggu uang saya, seorang pengacara saya, dan yang akan saya bayarkan.

"Dia Maharani datang ke hotel dan sepakat untuk hotel Le Meridien, selanjutnya dia bilang perlu beli ini, perlu beli itu, sudah saya ambil saja 10 juta saya berikan," tambah Ahmad Fathanah.

Saya menuju ke hotel Le Meridien jam 4 jam sampai 5 sore, saya juga sempat menelepon Ustadz Luhfti, tapi saya tidak ada bilang uang itu untuk Ustadz Lufti, dan tujuan untuk memberikan uang itu pada Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) tidak ada.

Jaksa juga sempat menanyakan tentang maksud daging busuk, "Untuk apa bilang itu, ada daging busuk di dalam mobil," tanya JPU.

Dijawab (AF) bahwa, "tujuan jangan jauh-jauh dari mobil, karena ada daging busuk dalam, ini masalah perdagingan," kata Fathanah yang membuat seluruh pengunjung sidang tertawa.

"Jika saya menyumbang ke PKS karena saya dekat dengan (LHI), dan kalau saya lebih baik memberi tangan kanan tangan kiri jangan tahu," pungkas Fatonah.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]