Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Newmont
Agus Martowardojo: Newmont Masih Menjadi Prioritas Pemerintah
Sunday 09 Sep 2012 16:52:57

Menteri Keuangan RI, Agus Martowardojo (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kelanjutan kepemilikan saham 7 persen atas divestasi saham Newmont masih mengambang. Keputusan akan ditentukan dalam pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dengan pembelian saham 7 persen tersebut.

Agus Martowardojo, Menteri Keuangan RI, mengatakan bahwa kepemilikan saham 7 persen milik Newmont masih menjadi prioritas pemerintah.

"Masih menjadi prioritas kami dan meskipun kami kalah di MK, pemerintah akan memperjuangkan lagi", katanya di BPPK, Jakarta (08/09).

Ia mengatakan bahwa pemerintah wajib memperjuangkan hal ini. Sebab menurutnya, hal inilah yang akan berpengaruh terhadap pengelolaan perusahaan tambang asing di indonesia pada beberapa waktu ke depan.

"Meskipun pihak asing, bukan berarti kita akan mendikte mereka, namun kita mau menyeimbangan prinsip pengelolaan tambang asing yang mampu mengakomodir kepentingan nasional dan asing", jelasnya.

Namun, ia menolak menyebutkan bagaimana usaha pemerintah dalam melobi DPR menjelang batas perjanjian jual beli (sales and purchase agremment) saham Newmont oleh pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang bertenggat sampai dengan 25 Oktober 2012.

"Saya gak bisa sebutkan namun, saya kira Newmont masih menjadi prioritas kamilah", jelasnya sambil bergegas menuju mobilnya, Demikian seperti yang dikutip dari tribunnews.com, pada Sabtu (8/9).(tbn/bhcrby)


 
Berita Terkait Newmont
 
Diduga Ada Kerugian Negara, KPK Dalami Kasus Tuan Guru Bajang (TGB)
 
Diskusi Publik: Transparansi Divestasi Newmont Nusa Tenggara
 
Kunjungi Newmont, Komisi IV DPR Desak Percepat Reklamasi Lahan
 
Newmont Cabut Gugatan, Pemerintah Isyaratkan Siap Berunding
 
PT. Newmont Nusa Tenggara, Pembawa Kerusakan Lingkungan dan Kemiskinan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]