Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Adrianus Meliala: Ini Aksi Reaksi, Pelaku Membaca Situasi
Monday 05 Nov 2012 16:50:18

Adrianus Meliala.(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait kasus perampokan yang terjadi di pegadaian, jalan Cipete Raya Jakarta Selatan, Senin (5/11), wartawan BeritaHUKUM.com mencoba menghubungi Kriminolog Adrianus Meliala.

"Mengapa perampok makin nekad melakukan aksinya, sekalipun disiang bolong, gejala apa ini?", kemudian Adrianus menjelaskan bahwa, kemudahan penggunaan senjata api itu dikaitkan dengan semakin kuatnya pengamanan di berbagai lokasi yang diperkirakan bisa menjadi sasaran kejahatan. Jadi lokasi-lokasi itu harus dilengkapi dengan Satpam, CCTV, pagar, dan pintu-pintu berteralis. Demikian pula toko-toko maupun kantor-kantor baiknya tidak menyimpan uang cash dalam jumlah besar, lalu memiliki hubungan alarm dengan polisi. Banyak cara supaya, lokasi yang menjadi obyek kejahatan makin susah tertembus.

"Makanya kemungkinan si pelaku kejahatan yang membaca situasi tersebut, kemudian terpaksa meningkatkan intensitas kejahatannya dengan menggunakan senjata api. Ini aksi reaksi, dimana pelaku kejahatan membaca hingga meningkatkan kekuatan dobraknya," kata Adrianus.

Ditambahkannya lagi bahwa, bila dengan menggunakan senjata api dimana sekali tembak pintu terbuka, sekali kokang saja orang sudah takut, ini membuat pelaku dengan mudah menundukkan korban-korbannya dalam toko atau suatu kantor. Jadi pelaku tak perlu banyak koordinasi, tak perlu banyak bicara karena sudah membuat takut korban-korbannya, hingga akhirnya korban menyerah dan pelaku leluasa melakukan aksi kejahatannya.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Perampokan
 
3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]