Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
BLSM
Ada Masyarakat yang Belum Terima BLSM, Kemensos : Bukan Masalah
Thursday 27 Jun 2013 19:19:37

Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri, saat di wawancarai dengan para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA, Berita HUKUM - Adanya masyarakat miskin yang belum menerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), pihak Kementerian Sosial menganggap hal itu bukanlah masalah.

"Bisa saja kemungkinan masyarakat yang tidak terima bantuan, belum terima mempunyai kartu (Kartu Perlindungan Sosial.red). Jadi kalo keliru yang seperti itu masalah biasa," ujar Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (27/6).

Apalagi, Jufri menjelaskan saat ini baru 10 juta dari total kartu 15 juta. Selain itu, saat pembagian (BLSM) hanya sedikit kantor pos yang buka.

Sehingga, baru sekitar 2,72 persen yang sudah terserap dan sisanya sekitar 97,2 persen yang belum digunakan. "Jika dimasukkan dalam angka baru sekitar 422,232 rumah tangga yang menerima (BLSM) dan sisanya masih ada 15.108.665 yang masih menunggu," ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Nantinya ke depan per 1 Juli, sekitar 3.800 kantor pos akan dibuka secara bersamaan. "Jadi diharapkan mudah-mudahan sebelum puasa, seluruhnya yang memegang kartu sudah menerima," terangnya.

Dan jika dana Balsem masih tidak merata juga, Jufri menegaskan, tidak akan mencairkan dana bantuan pereda kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak)."Jadi kalau tidak tepat sasaran, tidak akan dicairkan dananya," jelas Jufri.

Seperti diketahui, terdapat hal yang mengelitik dalam pembagian (BLSM). Salah satunya, penerima dalam bantuan sebesar Rp 150 ribu/bulan banyak yang memiliki kendaraan bermotor.

Seperti pembagian di Kantor Pos Matraman, Palmeriam, Jakarta Timur. Dimana, jejeran puluhan sepeda motor parkir di halaman.

Bahkan, ada pula yang nekat mengantri dua kali dan ketahuan karena sistem barcode.

Umumnya, warga yang datang menggunakan sepeda motor jenis bebek atau matic, namun ada juga menggunakan sepeda motor seperti Honda Tigger, GL Pro atau Yamaha Vixion. Selain itu mereka yang mengantri rata-rata berumur sekitar 30-40 tahun.

Lalu, di Kantor Pos Jatinegara. Ratusan warga yang antre untuk mendapatkan 'BLSM' sambil bermain
Blackberry dan telepon seluler (ponsel).

Warga dengan sabar menunggu pembagian 'balsem' ini. Pada pukul 10.00 WIB, Rabu (26/6), antrian warga sudah memenuhi hampir setiap sudut kantor Pos Jatinegara ini. Pembagian 'balsem' ini juga membuat lalu lintas dari Jatinegara arah Kampung Melayu tersendat karena penuhnya lokasi parkir kantor pos ini oleh motor para pengambil 'balsem' yang berjumlah Rp 300 ribu itu.(bhc/riz)


 
Berita Terkait BLSM
 
• Oknum Gechik Terindikasi Paya Bujok Blang Pase Gelapkan Uang BLT Warga Miskin
 
• Tim Kemensos Awasi Penyaluran BLSM Aceh
 
• Ada Masyarakat yang Belum Terima BLSM, Kemensos : Bukan Masalah
 
• Hanya di Indonesia BLSM/BLT Dapat Cacian
 
• Kalangan Menengah Atas Tolak Kebijakan BLSM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]