Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Gempa
Aceh Kembali Dilanda Gempa 8,5 SR
Wednesday 11 Apr 2012 17:11:55

Pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami di NAD,SUMUT,SUMBAR,BENGKULU,LAMPUNG, Gempa Mag:8.5SR, 11-Apr-12 15:38:33WIB (Foto: bmkg)
ACEH (BeritaHUKUM.com) – Gempa susulan berkekuatan 6.8 Skala Richter (SR) dikedalaman 10 kilometer pada pukul 16.28 WIB dengan lokasi 1.21 Lintang Utara, 91.72 Bujur Timur, 510 Kilometer Barat Daya Kabupaten Simeulue, Nanggro Aceh Darussalam (NAD). Demikian siaran pers yang dikeluarkan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu, (11/4).

Sebelumnya gempa berkekuatan 8,9 SR pukul 15:38:29 WIB kemudian BMKG Merilis permutahiran informasi menjadi 8,5 SR pukul 15:38:33 WIB telah melanda Aceh pada pukul 15.38. WIB dengan pusat gempa di Barat Daya Meulaboh pada posisi 2.31 Lintang Utara, 92.67 Bujur Timur.

“Masyarakat kini sedang menuju ketempat yang lebih tinggi guna menghindari bencana tsunami. Belum diketahui adanya korban jiwa, namun jalan raya utama kota Banda Aceh dipenuhi orang, macet dan listrik sempat mati. Kami telah menyiapkan Satuan Reaksi Cepat guna penanggulangan bencana,” papar Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo.

Menurut pihak BMKG, berdasarkan data pasang surut di wilayah Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) masih dianggap normal seperti di Sinabang, Meulaboh, Sirombu Nias, Lahewa Nias Utara dan Singkil Aceh. Namun demikian masyarakat diminta tetap waspada. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui adanya korban jiwa dan status waspada belum dicabut guna mewaspadai potensi tsunami. (bmkg/bnpb/bhc/boy)


 
Berita Terkait Gempa
 
Gempa Mematikan 7,8 SR di Turki dan Suriah, Total Korban Meninggal Sedikitnya 3.500 Orang
 
Team AREA DPD Bekasi Peduli Kirim Bantuan ke Lokasi Gempa Bumi Cianjur
 
6 Orang Meninggal dalam Gempa Magnitudo 6,1 Mengguncang Malang
 
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat
 
Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]