Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Abraham Samad
Abraham Samad: Kami Hanya Butuh Dukungan Penuh Masyarakat
Thursday 04 Oct 2012 18:45:39

Abraham Samad, KPK Hanya Butuh Dukungan Penuh Masyarakat.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi KPK hari ini Kamis (4/10), di Gedung KPK Kuningan Jakarta, setelah mendapat dukungan dari tokoh nasional dan tokoh Agama beberapa hari yang lalu, kali ini menerima ratusan Aktifis Anti Korupsi, Penggiat Sosial, Dosen, Mahasiswa, Budayawan, dan Rohaniawan. Dalam Dukungan Save KPK guna menindak lanjuti proses penyidikan Kasus Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri dan RUU KPK yang di duga akan mengamputasi wewenang dan penindakan KPK.

Sejumlah tokoh gerakan Save KPK Antara lain, Anita Wahid, Efendi Ghazali, Usman Hamid, Eep Saefullah Fatah, Tama S Langkung, dll mendukung untuk menangani kasus SIM dan memerintahkan Kepolisian untuk menyerahkan proses hukum ke KPK, mendukung KPK melakukan pembersihan oknum mafia Jendral yang ada di Kepolisian. Dukungan terhadap KPK untuk mengangkat Penyidik sendiri, dan mendesak dengan segera agar KPK menangkap tersangka Jendral Djoko Susilo, sebagai langkah awal untuk pembersihan Polri, bergaung di Aula KPK lantai I Jakarta Selatan Kamis siang.

Ketua KPK Abraham Samad dengan tegas mengatakan, “Kami tidak butuh Political Will dari pimpinan Negeri Ini, kami tidak butuh Good Wiil, dari badan legestatif negeri ini, kami butuh dukungan masyarakat Republik Indonesia untuk pemberantasan korupsi.” Dikatakannya lagi, “Jangankan Jendral bintang dua, Jendral bintang penuh pun akan kami tangkap.”

“Saya tidak akan bergeser dari lantai III ruangan tempat duduk saya, sampai penyidik KPK datang dari lantai 7 untuk menyerahkan surat perintah penangkapan terhadap Jendral DJoko Susilo.” ujar Abraham.

Aksi yang dipenuhi oleh ratusan pendukung dan aktivis anti Korupsi, menyerahkan petisi dukungan terhadap KPK, yang diterima langsung oleh Abraham Samad dari Anita Wahid yaitu Putri Almarhum mantan Presiden Abdurahman Wahid. Dalam petisi itu terdapat dukungan dan tanda tangan dari hampir seratus ribu masyarakat yang mendukung KPK, untuk terus maju dan memberantas korupsi di Negeri ini. (bhc/put)


 
Berita Terkait Abraham Samad
 
Abraham Samad: Pemanggilan SBY Hanya Sebagai Saksi Meringankan
 
Abraham Samad: Susah Cari Pemimpin Amanah, Cenderung Otoriter
 
Abraham Apresiasi Bantuan Masyarakat Indonesia
 
Abraham Samad: Indonesia Perlu Buat UU Perlindungan Aset
 
Wiwin Sekpri Abraham Samad Resmi Dipecat, Sespim Gantikan Sementara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]