Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Pangkalan Militer
AS Kritik Pembangunan Pangkalan Militer Cina
Saturday 04 Aug 2012 19:11:01

Sansha Island (Foto: Ist)
WASHINGTON, Berita HUKUM - Ketegangan antara Cina dan AS kembali terjadi. Ketegangan dipicu atas pembangunan pangkalan militer oleh Cina di Laut Cina Selatan. AS mengkritik keras tindakan Cina tersebut.

Usai mengumumkan pemerintahan pada pekan lalu, tepatnya di Sansha, Cina juga membangun garnisun atau pangkalan militer di Pulau Paracel, sebuah wilayah yang masih dalam sengketa wilayah. Vietnam dan Filiphina pun turut berkebaratan atas perbuatan Cina tersebut.

Dalam satu kesempatan, pihak AS, Patrick Ventrell, menyatakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan adanya ketegangan yang terus berlanjut. Pihaknya pun akan terus memantau perbuatan Cina di Laut Cina Selatan itu.

"Tindakan China, yang membentuk pemerintahan administratif di Laut China Selatan dan pembangunan pangkalan militer, telah merusak upaya diplomasi bersama untuk mengakhiri perbedaaan. Mereka seakan memicu ketegangan baru di wilayah tersebut," papar Ventrell, seperti dikutip Associated Press, Sabtu (4/8).
Meski AS tidak memiliki kuasa atas Laut Cina Selatan, namun menurut Menlu Hillary Clinton, pihaknya memiliki kepentingan nasional dari Laut China Selatan melalui kebebasan navigasi. Selanjutnya Washington akan mengambil tindakan tegas atas hal ini. (bhc/frd)


 
Berita Terkait Pangkalan Militer
 
Indonesia Akan Bangun Pangkalan Militer di Pulau Terdepan
 
AS Kritik Pembangunan Pangkalan Militer Cina
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]