Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Prabowo Subianto
AJIDOI: Prabowo Agar Segera Memberikan Penjelasan Terkait Ucapannya
Friday 25 Oct 2013 23:49:37

Prabowo Subianto.(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam acara silaturahmi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Prabowo Subianto, dengan petani menuai protes puluhan wartawan di Garut. Saat berpidato, Prabowo yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu mengeluarkan pernyataan bahwa, Hakim Agung, Hakim Mahkamah Kontitusi (MK) saja bisa disuap, apalagi wartawan.

""Jangan percaya kadang-kadang apa yang disampaikan oleh media-media. Media-media itu manusia juga. Kalau Hakim Agung, kalau Hakim MK bisa disogok, apalagi wartawan, sama saja," ujar Prabowo, disambut gegap gempita tepuk tangan ribuan anggota HKTI yang memenuhi gedung Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Jumat (25/11) siang, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Usai berpidato, Prabowo kemudian dicecar pertanyaan oleh sejumlah wartawan perihal pernyataan yang dinilai melecehkan profesi wartawan itu. Saat itu, Prabowo justru kembali menegaskan. "Itu kan gejala. Wartawan juga manusia, semua orang kan bisa (disuap)," ujarnya sambil berlalu.

Akibat pernyataanya ini, Ketua Asosiasi Jurnalis Independen Digital Online Indonesia (AJIDOI) menuntut pertanggung jawaban Prabowo.

Prabowo Subianto agar segera memberikan penjelasan terkait ucapan yang termaknai bahwa wartawan sama dengan Koruptor.

"Selanjutnya, karena media (Pers) sampai hari ini kami percayai berjalan sebagai telinga dan mata publik. Kami meminta dengan sangat Prabowo Subiyanto, menyebutkan media-media mana saja yang dianggap tidak bisa dipercaya dan tidak perlu dipercaya," ujar B Ali P.

Selanjutnya, B Ali meninta Prabowo untuk segera meminta maaf secara langsung atau terbuka kepada publik, karena telah mencemarkan nama baik Pers di Indonesia dan melecehkan Profesi Wartawan.

Sementara, terkait pemberitaan Prabowo tersebut dikutip dari Antaranews, melalui koordinator Media Center Prabowo Subianto mengatakan, "Tidak ada sedikitpun niat atau Prabowo Subianto untuk melecehkan jurnalis," ujar Budi Purnomo Karjodihardjo.(bhc/put)


 
Berita Terkait Prabowo Subianto
 
Prabowo di Sidang PBB: Indonesia Siap Kerahkan 20.000 Orang untuk Perdamaian Gaza
 
Mardani: Anies atau Ganjar Tidak Mengajak Pendukungnya Menyerang Prabowo
 
Sejumlah Pernyataan Prabowo Mengundang Polemik, Soal Apa Saja?
 
Koalisi Sipil Desak KPK Usut Dugaan Korupsi Pesawat Mirage 2000-5 Prabowo
 
Sinyal Prabowo untuk Siapa, Anies Baswedan, Sandiaga Uno, Atau Rizal Ramli?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
RUU PPRT Jadi Usulan Inisiatif DPR, PRT Ungkap Ini
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]