Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Hukuman Mati
8 Orang Terpidana Terorisme Dieksekusi Satgas Kejagung
Sunday 19 May 2013 00:07:21

Ilustrasi, eksekusi teroris.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Satuan tugas tindak pidana teroris, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan eksekusi terhadap 8 orang terpidana terorisme ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanggerang, Banten.

Mereka masing-masing yaitu terpidana Rolimus Bungka terpidana 6 tahun penjara, Qoribul Mujib 4 tahun penjara, Agung Prasetyo 4 tahun 8 bulan penjara. Kelompok Poso yaitu Enjang Sumantri 4 tahun penjara, Iriana 4 tahun penjara, Ujang Kusnanan 3 tahun 8 bulan penjara dan Yayat Cahdiyat 3 tahun penjara serta termasuk kelompok Cikampek yaitu M Sidik alias Abu Dafa 4 tahun termasuk kelompok Medan

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, membenarkan, bahwa kedelapan orang terpidana tindak terorisme tersebut ke Lapas Tanggerang. "Benar, para terpidana kini berada di Lapas Tanggerang," kata Untung kepada Wartawan.

Sementara itu, pengamat hukum Harry Hoepoedio mengatakan bahwa satgas tindak pidana terorisme terdiri dari beberapa unsur dan dengan sendirinya satgas itu memang terdapat unsur kejaksaan.

"Bila suatu putusan sudah berkekuatan tetap maka eksekusi adalah sah-sah saja. Bahkan bila JPU (Jaksa Penuntut Umum) belum mengeksekusinya, maka satgas yang mempunyai catatan lengkap tentang status hukum seluruh teroris bisa mengingatkan JPU untuk segera melakukan eksekusi bila suatu putusan sudah in kracht," ujar Harry kepada BeritaHUKUM.com, Sabtu (18/5) di Jakarta.

Dijelaskan Harry bahwa satgas yang mempunyai unsur kejaksaan bisa saja melakukan eksekusi bila JPU belum melakukannya. Dalam hal ini satgas tentu saja berkoordinasi dengan JPU. Ketepatan waktu eksekusi adalah demi "kepastian hukum" serta menghindarkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya terpidana melarikan diri atau terpidana dieksekusi oleh masyarakat.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Hukuman Mati
 
• Predator 13 Santriwati Lolos Hukuman Mati. Kajati Jabar: Kami Pikir-pikir
 
• Sindikat Narkotika di Rawa Kalong, Gunung Sindur Bogor Dituntut Hukuman Mati
 
• AMPAD Mendukung Penuh Jaksa Agung Hukum Mati Koruptor
 
• DPR Pertanyakan Dasar Pemohon Soal Korupsi Saat Bencana Alam
 
• Amnesty International Indonesia Yakin Moratorium Hukuman Mati Dapat Terwujud
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]