Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Remisi
51 Narapidana di Sumut Dapat Remisi Waisak
Saturday 25 May 2013 19:13:28

Ilustrasi.(Foto: Ist)
MEDAN, Berita HUKUM - Sejumlah 51 narapidana beragama Budha yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Sumatera Utara mendapatkan remisi khusus keagamanan dalam memperingati Hari Raya Waisak tahun ini, Sabtu (25/5).

Kasubag Humas Kanwil Kemenkumhan Sumut, Hasran Sapawi, melalui seluler mengatakan ke 51 narapidana itu dalam memperoleh remisi khusus keagamaan pastinya telah melewati masa tahanan tertentu dengan syarat utamanya yakni berkelakuan baik selama didalam tahanan.

"Jadi memang namanya remisi khusus keagamaan. Tetapi tidak serta merta karena mereka beragama itu langsung mendapatkan remisi khusus ini. Terdapat persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi para narapidana, sebelum akhirnya mendapatkan remisi khusus tersebut. Sebut saja hal umum seperti berkelakuan baik, dan menjalani priode masa tahanan tertentu," ujar Hasran.

Tambahnya, untuk penilaiannya tidak dilakukan secara langsung oleh pihak Kanwil Kemenkumham Sumut, namun melalui pejabat-pejabat di Rutan maupun Lapas bersangkutan. Dimana prosesnya kemudian pejabat tersebut mengajukan ke Kanwil Kemenkumhan, dan akan diterbitkan surat pemberitahuan.

Masih menurut Hasran, namun belum tentu semua yang diajukan oleh pejabat itu dapat disetujui pemberian remisinya karena bila syaratnya tidak terpenuhi, Kanwil Kemenkumham Sumut bisa saja menolaknya.

Namun, data terperinci berapa jumlah waktu remisi yang diberikan serta tentang rutan atau lapas mana saja narapidana yang memperoleh remisi masih belum bisa didapatkan karena pada saat itu Hasran beralasan datanya tertinggal dikantor dan kantor tutup karena memang libur.(bhc/and)


 
Berita Terkait Remisi
 
175.510 Narapidana Terima Remisi Umum HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, 2.606 Langsung Bebas
 
Ratusan Koruptor Diganjar Remisi oleh Kemenkumham pada HUT RI ke-76
 
Lebaran 2021, 1.067 Napi Lapas Klas I Cipinang Dapat Remisi Khusus
 
12.629 Narapidana Nasrani Terima Remisi Khusus Momen Natal dan 166 Bebas
 
Ada 80 Koruptor Dihadiahi Remisi Natal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]