Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Longsor
5 Orang Meninggal Tertimbun Longsor dI Tegal
Wednesday 05 Jun 2013 13:03:43

Ilustrasi, Longsor.(Foto: Ist)
TEGAL, Berita HUKUM - Hujan deras telah menyebabkan tanah longsor dan menimbun 5 orang penggali tanah di Desa Karang Mulya RT 04/03 Kelurahan Bojong,KabupatenTegal Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (4/6) sekitar pukul 15.45 WIB. Akibat longsor menyebabkan 5 orang meninggal dunia. Korban telah ditemukan dan berhasil di identifikasi yaitu:
1. Khotimah Binti. Tahyid (P) 50 thn
2. Sapuroh Binti Nawawi (P) 55 thn
3. Rumanah Binti Wasrap (P) 50 thn.
4. Tarmudi Bin Nurdi (L) 60 thn
5. Akhamid Bin Dukat (L) 45 thn

Korban adalah penambang tanah untuk bahan batako. Kejadian bermula saat mereka menggali di tebing setinggi 5 meter. dan penggalian kebawah tanah sedalam 2-3 meter. Tiba-tiba tanah di tebing yang berupa kebun longsor.

BPBD Tegal, TNI, relawan dan warga setempat telah berhasil melakukan evakuasi korban. Evakuasi dilakukan secara manual karena alat berat tidak memungkinkan di datangkan ke lokasi longsor. Terkait dengan halini masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan cuaca ekstrim yang mudah berubah, seperti yang dikutip dari tribunnews.com, pada Selasa (4/6).

Adanya anomaly pola angin yang berasal dari Samudera Hindia bergerak ke Timur Laut menusuk Jawadan Sumatera, lalu berbelok ke Timur menunjukkan pola yang mirip dengan musim penghujan. Pola angin itu mirip pola angin barat anataumonsunal Asia dari barat ke Timur. Umumnya halini berlangsung pada musim penghujan, sedangkan saat ini adalah musim pancar oba menuju musim kemarau. Kondisi demikian menyebabkan wilayah Indonesia masih berpotensi hujan denganintensitas tinggi yang dapat memicu banjir dan longsor.(tbn/bhc/rat)


 
Berita Terkait Longsor
 
Desa Wangunjaya Kabupaten Bogor Longsor, Ribuan Nyawa Terancam Banjir Bandang
 
Akibat Galian Tambang PT ABN Jalan Sanga Sanga Muara Jawa Putus, 5 Rumah Amblas
 
Longsor di 3 Titik, Jalan Menuju Kecamatan Kinal Kaur Lumpuh
 
Penandatanganan Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor di 19 Daerah Resiko Tinggi
 
5 Alat Berat Dikerahkan, Korban Longsor Brebes 11 Tewas dan 7 Hilang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]