Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
4 Pengurus Demokrat Sumut Mundur
Friday 01 Mar 2013 17:42:41

Empat pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sumut yang mundur, Jum'at (1/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
MEDAN, Berita HUKUM - Empat pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sumut, keluar dari Partai demokrat. Ini merupakan sebagai bentuk dukungan moril terhadap Anas Urbaningrum.

"Kami siap dipecat. Ini merupakan bentuk diskriminasi tiga huruf kepada mantan pimpinan kami Anas Urbaningrum," ujar Syahbana;Anggota Dewan Pengawas, Jum'at (1/3).

"Apa yang dilakukan Anas Urbaningrum terpilih di saat Kongres merupakan proses Demokrasi, dan kekuasan Anas diambil alih pada saat Kongres di Sahid," kata M Syahbana.

Sementara Drs Harun Alrasid, jabatan Anggota Dewan Pertimbangan DPD Sumut setelah melepas jaket kebanggaan sebagai kader dan pengurus Demokrat menambahkan, cara-cara yang digunakan Majelis Tinggi partai tidak demokratis dan mencederai proses hukum itu sendiri, apalagi sudah beredarnya sprindik yang bocor.

Muhazul SH MH, Wakil Koordinator Departemen Pemuda Olahraga DPD Sumut mengatakan bahwa, "sampai detik ini, saya demi Allah tidak ada komunikasi dengan Anas Urbaningrum, ini murni panggilan nurani saya sebagai kader," ujarnya.

Kami akan mendukung apa yang pernah disampaikan mantan Ketua kami Anas Urbaningrum, dimana dia akan membuka lembaran demi lembaran, seperti apa yang telah disampaikan oleh Anas.

Ditambahkannya, mengenai sprindik ada keraguaan, kita harapkan pegawai yang level rendah jangan dikorbankan KPK.

Sedangkan Andi Akbar Pulungan, Anggota Dewan Pengawas mengungkapakan, kami rasa tidak berguna lagi duduk di pengurus Partai Demokrat.

"Dimana Partai tidak menghiraukan proses Demokrasi, dan tidak lama setelah ada kebocoran sprindik, tiba-tiba ketua kami jadi tersangka. Kita tidak inginkan proses hukum dimanfatkan dalam proses politik," pungkasnya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
• Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
• Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
• Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
• Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]