Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Korupsi Dana Tunjangan
34 Anggota DPRD Gunung kidul Jadi Tahanan Kota
Tuesday 11 Sep 2012 12:30:04

Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosari (Foto: Ist)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Kasus dugaan korupsi pembayaran tunjangan anggota DPRD tahun 2003 - 2004 yang merugikan negara sekitar 3,465 Milyar menemui babak baru. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonosari menetapkan 33 tersangka anggota dewan periode 1999 / 2004 dan satu mantan Sekwan sebagai tahanan kota, Kamis (6/9). Bahkan mereka dikenakan wajib lapor sebelum berkas dilimpahkan ke Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) DIY.

Kepala kejaksaan negeri (Kajari) Wonosari, Eko Siwi Iriyani menjelaskan bahwa, "pemanggilan tersebut merupakan pelimpahan berkas tahap dua, yang merupakan penyerahan tersangka beserta barang bukti berupa dokumen - dokumen. Setelah berkas dinyatakan lengkap (P21) oleh penyidik, kemudian ada penyerahan ke Jaksa Penuntut Umum", ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menetapkan status kepada 33 tersangka dan satu mantan Sekwan sebagai tahanan kota selama 20 hari, terhitung sejak Kamis (6/9). Penetapan status tersangka sebagai tahanan kota tersebut, menurut Siwi didasarkan pada pertimbangan para tersangka yang sejauh ini sangat kooperatif.

“Penetapan tahanan kota tersebut, agar jangan sampai yang bersangkutan (tersangka) keluar dari kota tempat tinggalnya dan tempat kerjanya. Tergantung tempat kerjanya dan tempat tinggalnya mana”, jelasnya.(kjs/bhc/opn)


 
Berita Terkait Korupsi Dana Tunjangan
 
• 34 Anggota DPRD Gunung kidul Jadi Tahanan Kota
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]